Solidaritas Antardaerah, Bupati Tapteng Apresiasi Bantuan Rendang dari Gubernur Sumbar Saat Bencana

PenaHarian.com
2 Feb 2026 20:24
2 menit membaca

BOGOR — Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, atas bantuan rendang yang dikirimkan kepada masyarakat Tapanuli Tengah ketika daerah tersebut dilanda bencana hidrometeorologi beberapa waktu lalu. Apresiasi itu disampaikan secara langsung dalam pertemuan di sela kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor. Senin (2/2/2026).

Dalam suasana pertemuan yang berlangsung singkat namun hangat, Masinton Pasaribu menilai bantuan rendang dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memiliki makna lebih dari sekadar dukungan logistik. Menurutnya, bantuan tersebut mencerminkan kepedulian dan solidaritas antardaerah yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Tapanuli Tengah di tengah situasi darurat akibat bencana.

Masinton menegaskan, atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Tapanuli Tengah, ia menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Mahyeldi atas perhatian yang diberikan. Bantuan itu, katanya, tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak, tetapi juga memberikan semangat serta memperkuat rasa kebersamaan di masa sulit.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi dan kepedulian antar pemerintah daerah merupakan modal sosial yang penting dalam memperkuat ketahanan nasional. Kerja sama seperti ini dinilai sangat dibutuhkan, terutama dalam penanganan bencana serta proses pemulihan pascabencana.

Menanggapi apresiasi tersebut, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan wujud empati dan semangat gotong royong antardaerah. Menurutnya, nilai kebersamaan dan kepedulian harus terus dijaga sebagai bagian dari ikatan sesama anak bangsa.

Mahyeldi menekankan bahwa dalam situasi bencana, solidaritas menjadi kekuatan utama. Apa yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, kata dia, semata-mata didorong oleh rasa empati dan keinginan untuk saling membantu tanpa melihat batas wilayah.

Pertemuan antara kedua kepala daerah tersebut menjadi salah satu momen positif di sela Rakornas Forkopimda. Selain membahas isu-isu strategis nasional, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antardaerah dalam semangat persatuan, kebersamaan, dan gotong royong.

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
x