Gubernur Mahyeldi Tinjau RSU Bunda Padang, Bedah Robotik Dinilai Tingkatkan Layanan Kesehatan

PenaHarian.com
3 Jul 2026 17:53
HUKUM 0
3 menit membaca

PADANG – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, meninjau gedung baru RSU Bunda Padang sekaligus melihat langsung penerapan teknologi sistem bedah robotik pertama di Sumatera Barat. Menurutnya, kehadiran teknologi tersebut menjadi langkah besar dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di daerah, Jumat (3/7/2026).

Dalam kunjungan itu, Mahyeldi meninjau sejumlah fasilitas yang telah mulai dioperasikan, di antaranya ruang rawat inap, ruang Intensive Care Unit (ICU), hingga ruang operasi yang dilengkapi teknologi bedah robotik. Seluruh fasilitas tersebut merupakan bagian dari pengembangan layanan rumah sakit yang telah diresmikan sehari sebelumnya.

Mahyeldi mengapresiasi komitmen RSU Bunda Padang yang terus menghadirkan inovasi di bidang kesehatan. Menurutnya, penggunaan teknologi bedah robotik mampu meningkatkan ketepatan tindakan operasi, mengurangi risiko medis, serta mempercepat proses pemulihan pasien.

Ia mengatakan, teknologi tersebut akan membuat tindakan operasi menjadi lebih mudah dan lebih presisi sehingga berbagai risiko dapat diminimalkan. Selain itu, pasien juga diharapkan dapat menjalani masa pemulihan lebih singkat sehingga bisa kembali beraktivitas lebih cepat.

Menurut Mahyeldi, kehadiran layanan bedah robotik di Sumatera Barat diharapkan menjadi pilihan bagi masyarakat yang selama ini harus berobat ke luar negeri untuk mendapatkan layanan serupa. Fasilitas tersebut juga menunjukkan bahwa Sumatera Barat mampu menyediakan pelayanan kesehatan yang kompetitif dengan standar internasional.

Selain menghadirkan teknologi modern, Mahyeldi menilai gedung baru RSU Bunda Padang juga menawarkan kenyamanan yang lebih baik bagi pasien dan keluarga. Ia menyebut kamar-kamar perawatan memiliki standar kenyamanan layaknya hotel berbintang sehingga dapat mendukung proses penyembuhan pasien.

Mahyeldi berharap inovasi yang dilakukan RSU Bunda Padang dapat menjadi motivasi bagi rumah sakit lain di Sumatera Barat untuk terus meningkatkan mutu pelayanan. Upaya tersebut, menurutnya, dapat dilakukan melalui penguatan kolaborasi antarrumah sakit, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, serta perluasan berbagai pelatihan medis.

Direktur RSU Bunda Padang, dr. Helgawati, mengatakan pengoperasian gedung baru menjadi tonggak penting dalam pengembangan rumah sakit untuk menghadirkan pelayanan yang aman, bermutu, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

Ia menjelaskan, gedung rawat inap yang mulai dibangun sejak 2025 dilengkapi fasilitas diagnostik modern, ruang operasi berteknologi tinggi untuk layanan bedah robotik, serta kapasitas awal sebanyak 59 tempat tidur. Jumlah tersebut akan ditingkatkan secara bertahap hingga mendekati 170 tempat tidur sesuai kebutuhan masyarakat.

RSU Bunda Padang juga menambah ruang ICU baru berkapasitas 12 tempat tidur yang telah dilengkapi ventilator. Fasilitas tersebut diharapkan mampu menangani lebih banyak pasien kritis secara mandiri tanpa harus dirujuk ke luar daerah.

Sementara itu, Presiden Komisaris PT Bundamedik Tbk, Dr. dr. Ivan Rizal Sini, mengatakan penerapan teknologi bedah robotik merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan keterbatasan dokter spesialis serta pemerataan teknologi kesehatan di Indonesia. Menurutnya, teknologi bedah minimal invasif tersebut tidak hanya mempercepat pemulihan pasien, tetapi juga membuka peluang penerapan layanan telerobotic surgery atau operasi jarak jauh antarkota pada masa mendatang.

Turut mendampingi Gubernur dalam peninjauan tersebut Presiden Komisaris PT Bundamedik Tbk Dr. dr. Ivan Rizal Sini, Komisaris Independen PT Bundamedik Tbk Retno Marsudi, Komisaris Independen PT Bundamedik Tbk Arianti Anaya, Direktur Utama PT Bundamedik Tbk Agus Heru Darjono, Direktur RSU Bunda Padang dr. Helgawati, serta Ietje Rizal Sini bersama keluarga besar pendiri BMHS.

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
x