{“remix_data”:[],”remix_entry_point”:”challenges”,”source_tags”:[“local”],”origin”:”unknown”,”total_draw_time”:0,”total_draw_actions”:0,”layers_used”:0,”brushes_used”:0,”photos_added”:0,”total_editor_actions”:{},”tools_used”:{“ai_enhance”:1},”is_sticker”:false,”edited_since_last_sticker_save”:true,”containsFTESticker”:false}Padang, – Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Jupri, melaksanakan Safari Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Al Kaffah, Kampung Jua Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Minggu (8/3/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Safari Ramadan yang digelar pimpinan dan anggota DPRD Kota Padang di berbagai masjid selama bulan suci. Momentum ini dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat sekaligus memakmurkan masjid.
Dalam sambutannya, Jupri yang akrab disapa Makdang Jupri menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda rutin. Menurutnya, kegiatan ini harus dimaknai sebagai kesempatan meningkatkan kualitas ibadah dan menebar kebaikan di tengah masyarakat.
Ia mengajak jemaah untuk menjadikan Ramadan sebagai waktu memperbanyak amal. Setiap kebaikan yang dilakukan, katanya, akan kembali memberi manfaat bagi diri sendiri.
Jupri juga menyoroti persoalan kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkotika yang dinilainya kian mengkhawatirkan. Ia mengingatkan bahwa peredaran narkoba telah menjadi ancaman nyata, termasuk di Sumatera Barat.
Ia mengutip pernyataan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, yang menyebut bahwa Sumbar tidak lagi sekadar menjadi jalur lintasan narkotika, tetapi sudah menjadi pasar yang menyasar berbagai kalangan, termasuk remaja hingga masyarakat di pedesaan.
Menurut Jupri, upaya pencegahan tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum. Peran orang tua dan lingkungan sangat dibutuhkan untuk mengawasi pergaulan anak-anak.
Ia juga menekankan pentingnya peran ninik mamak dalam adat Minangkabau untuk membimbing anak kemenakan agar tidak terjerumus dalam perilaku negatif, terutama kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba.