Pemkab Pasaman Gandeng Kadin Sumbar Targetkan 1.000 Lapangan Kerja per Tahun

PenaHarian.com
24 Apr 2026 21:04
2 menit membaca

Padang — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Barat bersama Dinas Koperasi, UMKM dan Ketenagakerjaan Kabupaten Pasaman menyepakati program bersama untuk menghadirkan 1.000 lapangan kerja setiap tahun bagi warga Pasaman. Kesepakatan ini dibicarakan dalam pertemuan resmi di Kantor Sekretariat Kadin Sumbar, Padang, sebagai tindak lanjut undangan kerja sama tertanggal 20 April 2026. Jumat (24/4/2026).

Salah satu keputusan penting dari pertemuan tersebut adalah pelaksanaan Job Fair pada 20 Mei 2026. Kegiatan ini dirancang sebagai sarana mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha, sekaligus membuka ruang peningkatan keterampilan tenaga kerja lokal.

Kolaborasi ini diarahkan untuk menggerakkan ekonomi Pasaman melalui penguatan UMKM, hilirisasi hasil pertanian, dan pemanfaatan potensi wisata. Komoditas seperti kopi, kakao, dan sayuran dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi, didukung ruang publik yang bisa dimanfaatkan pelaku UMKM untuk promosi produk.

Potensi wisata juga menjadi perhatian, mulai dari wisata alam di Lubuk Sikaping hingga wisata religi di Masjid Raya Pasaman. Seluruh potensi ini dipandang dapat mendorong lahirnya peluang usaha baru dan memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.

Wakil Ketua Umum Bidang Litbang dan Pengkajian Kadin Sumbar, Sepris Yonaldi, menyebut Job Fair 20 Mei 2026 sebagai langkah strategis yang akan membuka akses kerja sekaligus peningkatan kompetensi masyarakat. Kadin Sumbar, katanya, siap memperkuat peran UMKM dan industri lokal sebagai penggerak ekonomi.

Kepala dinas, Dr. Ariswan, menegaskan bahwa sinergi ini sejalan dengan program unggulan Bupati Pasaman dan visi daerah Pasaman Bangkit Berkarakter yang Maju dan Berkeadilan. Pemerintah daerah terus mendorong kerja sama lintas sektor guna mempercepat pembangunan ekonomi yang inklusif dan memperkuat kualitas sumber daya manusia.

Ketua Umum Kadin Sumbar, Ir. H. Buchari Bachter, melihat Pasaman memiliki peluang besar menjadi pusat pertumbuhan industri berbasis potensi lokal. Kadin akan mengajak pengusaha dari dalam maupun luar Pasaman untuk berinvestasi sehingga hilirisasi produk benar-benar berdampak pada penciptaan kerja.

Wakil Ketua Umum UMKM Kadin Sumbar, Yulviadi, menambahkan bahwa peningkatan mutu produk, perluasan akses pasar, dan pendampingan UMKM akan menjadi fokus bersama. UMKM dinilai sebagai tulang punggung ekonomi yang harus diperkuat agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Melalui langkah bersama ini, Kadin Sumbar dan Pemerintah Kabupaten Pasaman optimistis Job Fair 20 Mei 2026 menjadi momentum awal terbentuknya ekosistem ekonomi yang produktif, berbasis UMKM, didukung investasi, dan ditopang kualitas SDM, sejalan dengan semangat Pasaman Bangkit.

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
x