Mahyeldi Ajak Perkuat Sinergi Polri dan Pemda di Hari Bhayangkara ke-80 untuk Layani Masyarakat

PenaHarian.com
1 Jul 2026 16:14
RAGAM 0
3 menit membaca

PADANG – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah bersama Wakil Gubernur Vasko Ruseimy menghadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema “Polri untuk Masyarakat” di Halaman Istana Gubernuran. Menurut Mahyeldi, peringatan Hari Bhayangkara menjadi momentum penting untuk semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan Polri dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan di Sumatera Barat, Rabu (1/7/2026).

Upacara berlangsung khidmat dengan Kapolda Sumbar, Komjen Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si, bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen lainnya.

Usai mengikuti upacara, Mahyeldi menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia. Ia berharap Polri terus tumbuh menjadi institusi yang profesional, semakin dipercaya masyarakat, serta terus memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah dalam menjalankan tugasnya.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, kami mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia. Semoga Polri terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan mendukung pembangunan demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Mahyeldi.

Sementara itu, Kapolda Sumbar Komjen Pol. Gatot Tri Suryanta mengatakan Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi momen mengenang perjalanan pengabdian Polri, tetapi juga kesempatan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, tema “Polri untuk Masyarakat” menegaskan bahwa seluruh kebijakan dan pelaksanaan tugas kepolisian harus berpihak pada kepentingan masyarakat. Hal itu diwujudkan melalui perlindungan, pengayoman, pelayanan, dan penegakan hukum yang profesional, transparan, akuntabel, serta berkeadilan.

“Seluruh kebijakan dan langkah Polri harus selalu berorientasi pada kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara. Kepercayaan masyarakat merupakan fondasi utama keberhasilan pelaksanaan tugas kepolisian,” kata Gatot.

Ia menegaskan, terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat diwujudkan oleh Polri sendiri. Karena itu, diperlukan kolaborasi yang kuat bersama TNI, pemerintah daerah, lembaga penegak hukum, tokoh agama, tokoh adat, akademisi, insan media, dan seluruh elemen masyarakat.

Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Forkopimda, pemerintah kabupaten dan kota, serta seluruh mitra strategis yang selama ini berkontribusi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif di Sumbar.

Selain itu, Gatot mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel Polda Sumbar beserta Bhayangkari atas dedikasi dan dukungan yang terus diberikan. Ia mengajak seluruh anggota Polri menjadikan Hari Bhayangkara ke-80 sebagai motivasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga integritas, dan menghindari segala bentuk penyimpangan.

Di akhir sambutannya, Kapolda mengajak masyarakat Sumatera Barat terus memperkuat kerja sama dalam menjaga keamanan lingkungan. Ia juga berharap masyarakat tidak segan memberikan dukungan maupun kritik yang membangun agar Polri semakin profesional, modern, terpercaya, dan semakin dekat dengan masyarakat.

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
x