Mahyeldi Dorong Wirausaha Muda Kuasai Digital Marketing untuk Perkuat Ekonomi Sumbar

PenaHarian.com
25 Mei 2026 16:42
3 menit membaca

PADANG PANJANG — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus mendorong penguatan kapasitas generasi muda di bidang ekonomi digital melalui Pelatihan Digital Marketing bagi Wirausaha Muda Sumbar 2026. Kegiatan yang dibuka langsung oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah itu berlangsung di Auditorium II Mifan Resort and Water Park, Padang Panjang, Minggu (24/5/2026).

Pelatihan yang diselenggarakan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumbar tersebut diikuti 90 wirausahawan muda dari berbagai kabupaten dan kota di Sumbar. Selama tiga hari, peserta mendapatkan pembekalan berbagai keterampilan, mulai dari affiliate marketing, live streaming, branding, hingga pengembangan usaha berbasis digital.

Dalam arahannya, Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa pemuda harus mengambil peran aktif dalam memanfaatkan peluang ekonomi digital. Menurutnya, generasi muda tidak cukup hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga harus mampu menciptakan lapangan pekerjaan melalui inovasi dan pemanfaatan teknologi.

“Pemuda adalah kekuatan moral, agen perubahan, sekaligus penggerak pembangunan ekonomi. Di tengah era digital ini, generasi muda harus aktif, tidak boleh pasif, jangan hanya sekadar mencari tapi juga mesti berpikir bagaimana menciptakan pekerjaan dari berbagai peluang yang ada,” ujar Mahyeldi.

Ia menjelaskan, upaya mencetak generasi muda yang mandiri, kreatif, dan inovatif merupakan salah satu prioritas pemerintah daerah di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Vasko Ruseimy. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengembangan program unggulan Nagari Creative Hub (NCH) yang difokuskan untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif berbasis digital.

Mahyeldi menilai semakin banyak anak muda yang terjun ke dunia usaha, maka semakin besar pula peluang terbukanya lapangan kerja baru serta meningkatnya pergerakan ekonomi daerah. Karena itu, Pemprov Sumbar berkomitmen mengawal pelaksanaan program NCH agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sumbar Nanda Satria mengapresiasi tingginya minat generasi muda terhadap pelatihan bertema “Affiliate & Livestreamer Cuan Puluhan Juta Hingga Miliaran dari Rumah” tersebut. Ia mengungkapkan jumlah pendaftar sejak pelaksanaan perdana mencapai sekitar 1.000 orang.

Menurut Nanda, tingginya antusiasme masyarakat menjadi sinyal positif bahwa sektor ekonomi digital memiliki daya tarik besar bagi anak muda. Karena itu, pelatihan serupa perlu terus difasilitasi secara bertahap agar percepatan pertumbuhan ekonomi daerah dapat terwujud sesuai harapan.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumbar, Mahdianur, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari penguatan program Nagari Creative Hub yang menjadi salah satu program unggulan Pemprov Sumbar. Peserta yang berasal dari berbagai daerah, termasuk Kepulauan Mentawai, diharapkan mampu membangun komunitas kreatif dan membagikan ilmu yang diperoleh kepada rekan-rekan di daerah masing-masing.

Melalui pelatihan ini, Pemprov Sumbar berharap semakin banyak wirausaha muda yang mampu memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usaha, meningkatkan daya saing, serta menciptakan peluang ekonomi baru di tengah perkembangan era digital yang semakin pesat.

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
x