Usulan PSN SSD Disepakati, Wagub Vasko Satukan Komitmen Tiga Daerah untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi

PenaHarian.com
8 Jul 2026 13:30
3 menit membaca

PADANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus memantapkan langkah pengusulan kawasan Sawahlunto–Sijunjung–Dharmasraya (SSD) agar ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN). Kawasan tersebut diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu mempercepat pembangunan, menarik investasi, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pembahasan ini berlangsung dalam pertemuan yang dipimpin Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy di Rumah Dinas Wakil Gubernur, Senin (6/7/2026).

Pertemuan tersebut dihadiri Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani, Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir, Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah, Kepala Bappeda Provinsi Sumbar Zefnihan, Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi Sumbar Ezeddin Zain, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari provinsi maupun daerah terkait.

Dalam forum itu, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, Pemerintah Kabupaten Sijunjung, dan Pemerintah Kota Sawahlunto menyatakan komitmen bersama mendukung Pemprov Sumbar memperjuangkan pengusulan kawasan SSD kepada Pemerintah Pusat sebagai PSN.

Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy mengatakan, pengembangan kawasan tersebut menjadi langkah strategis untuk mempercepat pembangunan di wilayah selatan dan timur Sumatera Barat. Menurutnya, potensi yang dimiliki Sawahlunto, Sijunjung, dan Dharmasraya akan memberikan manfaat yang lebih besar apabila dikembangkan secara terpadu.

“Kita ingin pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri. Sawahlunto, Sijunjung, dan Dharmasraya memiliki potensi yang saling melengkapi. Kalau kita satukan dalam satu arah pembangunan, kita yakin manfaatnya akan jauh lebih besar bagi masyarakat,” kata Vasko.

Ia menjelaskan, kawasan SSD dirancang sebagai kawasan pertumbuhan ekonomi baru yang didukung penguatan sektor industri dan peningkatan nilai tambah produk daerah. Selain itu, pengembangannya juga mencakup pembangunan konektivitas antarwilayah, penguatan sistem logistik, pemanfaatan energi hijau, serta pengembangan sektor pariwisata.

Menurut Vasko, tujuan utama dari usulan tersebut bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menciptakan peluang usaha baru, memperluas lapangan pekerjaan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di Sumatera Barat.

“Kalau akses semakin baik, investasi akan lebih mudah masuk. Ketika investasi tumbuh, usaha masyarakat ikut berkembang, lapangan kerja bertambah, dan ekonomi daerah bergerak lebih cepat. Itu yang sedang kita siapkan bersama,” ujarnya.

Vasko menegaskan, keberhasilan usulan kawasan SSD sebagai PSN membutuhkan dukungan penuh seluruh pemerintah daerah. Karena itu, seluruh kepala daerah terkait sepakat menandatangani surat komitmen bersama sebagai bentuk kesiapan memenuhi seluruh persyaratan yang dibutuhkan hingga proses pengusulan ke Pemerintah Pusat.

“Alhamdulillah, hari ini kita telah menandatangani surat kesepakatan komitmen antara Pemerintah Provinsi dan pemerintah kabupaten/kota terkait untuk berjalan bersama dalam menyiapkan seluruh persyaratan hingga usulan ini dapat disetujui Pemerintah Pusat,” tegasnya.

Komitmen tersebut meliputi penyediaan data, informasi, kajian teknis, dan dokumen pendukung, percepatan penyelesaian tata ruang, perizinan serta administrasi sesuai kewenangan, dukungan penyediaan lahan, penguatan koordinasi lintas daerah, penyelarasan program pembangunan, hingga dukungan kepada Gubernur Sumbar dalam harmonisasi kebijakan, fasilitasi, advokasi, dan penyampaian usulan kepada Pemerintah Pusat.

Selain itu, pemerintah daerah juga bersepakat melakukan pendampingan, koordinasi, pemantauan, dan evaluasi secara bersama selama proses pengusulan berlangsung hingga tahap pelaksanaan apabila kawasan Sawahlunto–Sijunjung–Dharmasraya nantinya ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional.

Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menyatakan dukungan penuh terhadap langkah strategis yang diinisiasi Pemprov Sumbar tersebut. Menurutnya, sinergi antardaerah menjadi kunci untuk menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kami siap mendukung sesuai kewenangan dan kemampuan keuangan daerah masing-masing. Harapannya, usulan ini disetujui Pemerintah Pusat sehingga dapat mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan Sawahlunto, Sijunjung, Dharmasraya, maupun Sumatera Barat secara keseluruhan,” ujar Annisa.

Melalui pengusulan kawasan Sawahlunto–Sijunjung–Dharmasraya sebagai PSN, Pemprov Sumbar berharap lahir kawasan ekonomi baru yang mampu memperkuat daya saing daerah, meningkatkan investasi, memperluas kesempatan kerja, serta mempercepat pemerataan pembangunan di berbagai wilayah Sumatera Barat.

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
x