Wabup Pasaman: Arizal Aziz Anggota DPR RI yang Sangat Perhatikan Kabupaten Pasaman

PenaHarian.com
2 Okt 2026 10:31
3 menit membaca

LUBUK SIKAPING — Wakil Bupati (Wabup) Pasaman, Parulian Dalimunte, menyebut Anggota DPR RI Komisi XIII, Arizal Aziz, sebagai salah satu wakil rakyat di tingkat pusat yang sangat memperhatikan Kabupaten Pasaman.

Hal itu disampaikan Parulian Dalimunte saat menghadiri kegiatan Sosialisasi Penghormatan, Perlindungan, Pemenuhan, Penegakan, dan Pemajuan Hak Asasi Manusia (P5HAM) yang digelar Anggota DPR RI Komisi XIII, Arizal Aziz, di Kabupaten Pasaman, Jumat (2/10/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian HAM Sumatera Barat, Dewi Nofiyenti. Peserta sosialisasi berasal dari masyarakat, mahasiswa, serta siswa tingkat SLTA di Lubuk Sikaping.

Dalam sambutannya, Parulian mengatakan pembangunan Kabupaten Pasaman membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat melalui anggota DPR RI.

Ia menilai sosialisasi P5HAM yang dilaksanakan Arizal Aziz menjadi bagian penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai hak asasi manusia.

“Semoga kehadiran Arizal Aziz berdampak positif dalam menegakkan Penghormatan, Perlindungan, Pemenuhan, Penegakan, dan Pemajuan Hak Asasi Manusia,” ujar Parulian.

Menurutnya, perhatian Arizal Aziz terhadap Pasaman tidak hanya ditunjukkan melalui kegiatan sosialisasi, tetapi juga melalui kunjungan dan penyerapan aspirasi masyarakat.

“Arizal Aziz merupakan salah satu anggota DPR RI yang sangat memperhatikan Kabupaten Pasaman. Kunjungan serap aspirasi hari ini dapat membawa berkah bagi seluruh masyarakat di Pasaman,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian HAM Sumatera Barat, Dewi Nofiyenti, mengatakan P5HAM merupakan salah satu program Kementerian HAM yang penting untuk terus disosialisasikan kepada masyarakat.

“Kami memberikan penghargaan kepada Bapak Arizal Aziz atas kepeduliannya terhadap P5HAM,” kata Dewi.

Dewi menyampaikan, perhatian pemerintah terhadap persoalan HAM semakin kuat dengan dibentuknya Kementerian HAM tersendiri.

“Negara wajib melindungi, menjaga dan menegakkan HAM. Ini adalah tugas kami,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya pemahaman HAM di tengah masyarakat. Menurutnya, setiap orang memiliki hak yang harus dihormati, namun pada saat yang sama tidak boleh melanggar hak orang lain.

Dewi juga menyoroti sejumlah persoalan yang masih terjadi di masyarakat, di antaranya perundungan atau bullying di sekolah serta kasus pelecehan seksual, termasuk yang terjadi di lingkungan pendidikan.

Karena itu, ia mengingatkan para orang tua agar turut melakukan pengawasan secara maksimal terhadap anak-anaknya dan tidak sepenuhnya menyerahkan pengawasan kepada pihak sekolah.

Di akhir sambutannya, Dewi mengapresiasi Arizal Aziz yang dinilai terus memberikan dukungan kepada Kementerian HAM, terutama ketika terjadi kasus-kasus yang menjadi perhatian publik.

Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat regulasi terkait HAM, termasuk melalui pembentukan peraturan daerah (perda) yang berkaitan dengan penghormatan dan perlindungan HAM.

Sosialisasi P5HAM tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai pentingnya menghormati hak asasi sekaligus menjalankan kewajiban untuk menghormati hak orang lain.

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
x