Sekdaprov Sumbar Ajak Semua Elemen Bersatu Lindungi Generasi Muda dari Bahaya Narkoba

PenaHarian.com
21 Jun 2026 10:00
2 menit membaca

PADANG – Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekdaprov Sumbar) Arry Yuswandi mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama memperkuat ketahanan keluarga, pendidikan karakter, dan nilai-nilai keagamaan guna melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba serta berbagai persoalan sosial lainnya. Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Gerakan Subuh Berjamaah dan Sumatera Barat Bebas dari Narkoba di Masjid Raya Syekh Khatib Al-Minangkabawi, Minggu (21/6/2026).

Menurut Arry, upaya pencegahan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah maupun aparat penegak hukum. Peran keluarga, tokoh agama, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dan seluruh lapisan masyarakat sangat dibutuhkan dalam menciptakan lingkungan yang sehat bagi generasi muda.

Ia menilai penguatan pendidikan agama, pembentukan karakter, serta pengawasan dari lingkungan terdekat menjadi langkah penting untuk mencegah anak-anak dan remaja terpengaruh berbagai hal negatif.

“Pencegahan harus dimulai dari keluarga dan lingkungan terdekat. Penguatan pendidikan agama, pembinaan karakter, serta pengawasan yang baik menjadi fondasi penting untuk melindungi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif,” kata Arry.

Pemprov Sumbar, lanjutnya, mendukung berbagai gerakan yang melibatkan banyak pihak dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat dan menciptakan suasana yang aman serta kondusif bagi perkembangan generasi penerus daerah.

Ia juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara pemerintah, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga masa depan Sumatera Barat.

Setelah pelaksanaan salat subuh berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan aksi damai dari kawasan Masjid Raya Syekh Khatib Al-Minangkabawi menuju Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sumbar. Para peserta membentangkan spanduk yang berisi pesan penolakan terhadap penyalahgunaan narkoba serta berbagai perilaku yang dianggap bertentangan dengan nilai sosial dan budaya masyarakat Sumbar.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan penandatanganan spanduk sebagai simbol komitmen bersama dalam mendukung upaya pencegahan narkoba dan penguatan ketahanan sosial di daerah.

Kegiatan yang diinisiasi Kapolda Sumbar tersebut diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala instansi vertikal, tokoh agama, tokoh masyarakat, berbagai organisasi kemasyarakatan, serta Walikota dan Wakil Walikota Padang.

Melalui kegiatan itu, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif masyarakat untuk berperan aktif menjaga generasi muda sehingga terwujud Sumatera Barat yang aman, sehat, dan berkarakter.

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
x