Lepas Kafilah MTQ Nasional, Vasko Targetkan Sumbar Masuk Lima Besar

PenaHarian.com
10 Sep 2026 21:14
4 menit membaca

PADANG — Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy melepas 53 kafilah Sumbar yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-XXXI di Semarang, Jawa Tengah, 11–20 September 2026. Dalam ajang tersebut, Vasko menargetkan kafilah Sumbar mampu menembus lima besar nasional, Kamis (10/9/2026).

Pelepasan kafilah berlangsung di Aula Kantor Gubernur Sumbar. Prosesi ditandai dengan penyerahan Pataka Pemerintah Provinsi Sumbar dari Vasko kepada Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Sumbar Edi Dharma Syafni.

Kegiatan tersebut turut disaksikan Ketua Harian LPTQ Sumbar dan perwakilan Kanwil Kemenag Sumbar.

Vasko mengatakan, keikutsertaan Sumbar dalam MTQ Nasional tidak hanya diarahkan untuk mengejar prestasi. Lebih dari itu, ajang tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an yang sejalan dengan falsafah kehidupan masyarakat Sumbar.

Karena itu, ia meminta seluruh kafilah tampil maksimal dan membawa semangat menjaga nilai Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).

“Perjuangan kita di MTQ Nasional ini juga bagian dari menjaga nilai-nilai ABS-SBK. Karena itu, tampilkan kemampuan terbaik dan tunjukkan bahwa Sumbar memiliki generasi yang Qurani,” ujar Vasko.

Vasko optimistis kafilah Sumbar mampu bersaing. Keyakinan tersebut antara lain didasarkan pada capaian Sumbar yang sebelumnya berhasil meraih juara nasional tiga kali berturut-turut dalam MTQ Nasional Korpri.

Selain itu, empat kafilah yang memperkuat kontingen Sumbar pada MTQ Nasional kali ini sebelumnya juga menjadi bagian dari peserta yang meraih prestasi dalam MTQ Nasional Korpri.

“Pada pergelaran MTQ Nasional Korpri, kita berhasil meraih juara umum tiga kali berturut-turut. Apalagi kontingen kita saat ini juga diperkuat oleh empat kafilah yang sebelumnya telah meraih juara dalam MTQ Nasional Korpri. Jadi kekuatan kita harusnya lebih penuh lagi dan bisa tampil maksimal,” harapnya.

Vasko memastikan Pemprov Sumbar memberikan dukungan terhadap perjuangan seluruh kafilah. Ia mengatakan Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah dijadwalkan hadir di Semarang untuk memberikan dukungan secara langsung.

“Saya juga akan hadir di pertengahan. Mudah-mudahan kita full power, semua mesti bersemangat,” tegas Vasko.

Dengan dukungan tersebut, Vasko berharap Sumbar dapat mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian pada MTQ sebelumnya. Ia juga meminta seluruh kafilah menjaga kekompakan dan saling memberikan dukungan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

“Tolong Biro Kesra bantu fasilitasi dan jembatani apa pun yang dibutuhkan. Kita upayakan semaksimal mungkin dari Pemprov Sumbar. Dari 53 kafilah yang menjadi peserta, semuanya saya harapkan bisa meraih prestasi,” harapnya.

Vasko juga mengungkapkan Pemprov Sumbar telah menyiapkan perhatian terhadap bonus bagi kafilah yang berhasil meraih prestasi. Namun, ia mengingatkan agar penghargaan tersebut tidak dijadikan tujuan utama.

“Soal bonus sudah kita pikirkan, tenang saja, itu akan kita urus. Tapi jangan jadi tujuan utama. Tujuan utama kita adalah mengangkat nama Sumbar dan berprestasi di tingkat nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Biro Kesra Setdaprov Sumbar Edi Dharma Syafni menjelaskan, persiapan kafilah diawali dengan proses seleksi yang dilaksanakan pada 28–30 April 2026. Seleksi tersebut diikuti 168 peserta dan menghasilkan 54 peserta yang dinyatakan lulus.

Para peserta terpilih merupakan mereka yang memiliki prestasi pada MTQ tingkat Sumbar maupun MTQ dan STQ Nasional sebelumnya. Setelah melalui proses seleksi, mereka mengikuti Training Center (TC) untuk memperkuat kemampuan sekaligus mempersiapkan mental sebelum bertanding di Semarang.

“Pada TC terakhir diikuti 53 kafilah. Kita juga telah menyiapkan administrasi, akomodasi, dan transportasi agar seluruh kafilah dapat mengikuti rangkaian MTQ Nasional dengan sebaik-baiknya,” jelas Edi Dharma.

Ia mengatakan MTQ Nasional ke-XXXI berlangsung selama 11–20 September 2026. Rangkaian kegiatan mencakup penyambutan kedatangan kafilah, registrasi, pelaksanaan perlombaan hingga acara penutupan.

Menurut Edi Dharma, MTQ Nasional bukan hanya menjadi arena kompetisi untuk mengejar prestasi. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dan membentuk generasi yang memiliki karakter Qurani.

“Target kita pada MTQ Nasional tahun ini adalah masuk lima besar nasional. Target ini bukan hanya soal peringkat, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh kafilah untuk memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama Sumbar,” katanya.

Pelepasan kafilah turut dihadiri sejumlah bupati, wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota, perwakilan Kanwil Kemenag Sumbar, Ketua dan Pengurus LPTQ Sumbar serta kabupaten/kota, Kabag Kesra kabupaten/kota se-Sumbar, serta sejumlah undangan lainnya.

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
x