Pemkab Pasaman Bekali UMKM Kuasai Digital Marketing, Bidik Pasar Lebih Luas

PenaHarian.com
30 Jun 2026 19:59
3 menit membaca

LUBUK SIKAPING – Penguasaan pemasaran digital menjadi salah satu kunci utama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk bertahan dan berkembang di tengah pesatnya kemajuan teknologi. Melalui strategi promosi yang tepat di berbagai platform digital, produk-produk lokal memiliki peluang lebih besar menjangkau pasar yang lebih luas, bahkan hingga tingkat nasional.

Atas dasar itu, Pemerintah Kabupaten Pasaman melalui Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Tenaga Kerja menggelar Pelatihan Digital Marketing bagi UMKM dalam kegiatan Pemberdayaan Melalui Kemitraan Usaha Mikro Tahun 2026. Pelatihan berlangsung selama tiga hari, mulai 28 hingga 30 Juni 2026, di Gedung KPN Kesehatan, Lubuk Sikaping.

Sebanyak 30 peserta yang merupakan utusan dari berbagai nagari di Kabupaten Pasaman mengikuti pelatihan tersebut. Mereka adalah pelaku UMKM yang telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dengan beragam jenis usaha, seperti produk makanan, olahan pangan, hingga kerajinan tangan.

Kegiatan ditutup secara resmi pada Selasa (30/6/2026) oleh Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Tenaga Kerja Kabupaten Pasaman, Ariswan.

Dalam sambutannya, Ariswan mengatakan bahwa digital marketing bukan lagi sekadar tren, tetapi telah menjadi kebutuhan bagi setiap pelaku usaha. Menurutnya, kemampuan memanfaatkan media digital akan menentukan sejauh mana sebuah produk mampu dikenal dan bersaing di pasar.

“Digital marketing adalah kunci memperluas pasar di era modern. Strategi promosi online yang efektif akan membantu UMKM meningkatkan penjualan, membangun kepercayaan konsumen, serta membuka peluang menjangkau pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Ia berharap seluruh peserta tidak hanya memahami materi yang diberikan selama pelatihan, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam menjalankan usaha masing-masing.

“Harapan kami, ilmu yang diperoleh selama tiga hari ini dapat dimanfaatkan secara maksimal. Terapkan dalam usaha agar produk semakin dikenal, penjualan meningkat, dan usaha terus berkembang,” katanya.

Ariswan menegaskan, Pemerintah Kabupaten Pasaman akan terus memberikan perhatian terhadap pengembangan sektor UMKM melalui berbagai program pemberdayaan, pelatihan, dan pendampingan. Menurutnya, UMKM merupakan salah satu pilar penting dalam menggerakkan perekonomian daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami akan terus berupaya memajukan Pasaman melalui penguatan sektor UMKM. Jika para pelaku usaha mampu menguasai dunia digital, maka produk-produk unggulan Pasaman akan semakin berdaya saing dan memiliki peluang lebih besar menembus pasar di berbagai daerah,” ungkapnya.

Selama pelatihan, peserta memperoleh materi mengenai strategi pemasaran digital, teknik membangun branding produk, pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi, pembuatan konten yang menarik, hingga cara memasarkan produk melalui marketplace dan berbagai platform digital lainnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Pasaman berharap semakin banyak pelaku UMKM yang mampu memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usahanya. Dengan demikian, produk-produk lokal Pasaman diharapkan semakin dikenal, memiliki daya saing yang kuat, serta mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
x