Rakor Cabdin Wilayah VI Evaluasi Kinerja 2025 dan Siapkan Program Unggulan Pendidikan 2026

PenaHarian.com
23 Jan 2026 07:22
2 menit membaca

Lubuk Sikaping — Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Wilayah VI Sumatera Barat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Urusan Pendidikan pada Senin, 19 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Lubuk Sikaping dan dihadiri seluruh Kepala SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta, serta para Pengawas Sekolah di wilayah Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Pasaman Barat.

Selain kepala sekolah dan pengawas, Rakor tersebut turut dihadiri unsur pimpinan Cabdin Wilayah VI, di antaranya Kepala Sub Bagian Tata Usaha Refma Evita, Kepala Seksi SMA Rudi Pranata, serta Kepala Seksi SMK Ferdi Yogi.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI, Efri Syahputra, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Rakor ini menjadi momentum penting sebagai ajang refleksi terhadap capaian kinerja pendidikan sepanjang tahun 2025, sekaligus forum strategis untuk membahas dan menyusun rencana aksi program kerja unggulan yang akan dilaksanakan secara optimal pada tahun 2026.

“Rakor ini bukan sekadar evaluasi, tetapi juga menjadi ruang menyatukan persepsi dan komitmen bersama dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan di wilayah Pasaman dan Pasaman Barat,” ujar Efri.

Dalam Rakor tersebut, Efri Syahputra memaparkan sejumlah program unggulan yang akan menjadi fokus pelaksanaan pada tahun 2026. Di antaranya penguatan kegiatan ekstrakurikuler silat tradisi sebagai upaya pelestarian budaya lokal, pelaksanaan wirid remaja secara kolaboratif, serta penyusunan strategi peningkatan mutu lulusan.

Untuk jenjang SMA, Cabdin Wilayah VI mendorong kepala sekolah agar menyiapkan langkah-langkah konkret dalam meningkatkan kualitas lulusan agar mampu bersaing dan menembus Perguruan Tinggi Negeri favorit. Sementara itu, bagi SMK, strategi diarahkan pada penyiapan alumni yang siap kerja dan mampu terserap di Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).

Lebih lanjut, Efri menekankan pentingnya manajemen tata kelola sekolah yang efektif dan efisien, transparan dan akuntabel, disertai peningkatan disiplin kerja serta mutu guru dan tenaga kependidikan. Seluruh upaya tersebut, menurutnya, harus berorientasi pada peningkatan prestasi siswa dan kemajuan sekolah.

“Kita berharap dengan kepemimpinan kepala sekolah yang baik dan visioner, akan lahir siswa-siswi berprestasi yang mampu mengharumkan nama sekolah dan daerah di masa depan, baik di bidang akademik maupun nonakademik,” pungkasnya.

Rakor ini diharapkan menjadi titik awal penguatan sinergi seluruh pemangku kepentingan pendidikan di Cabdin Wilayah VI dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, dan berdaya saing.

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
x