Pemprov Sumbar Raih Penghargaan Investasi Panas Bumi dari Kementerian ESDM

PenaHarian.com
26 Agu 2026 07:26
3 menit membaca

JAKARTA — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) mendapat penghargaan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebagai Pemerintah Provinsi Pendukung Investasi Panas Bumi. Penghargaan ini diberikan atas komitmen dan dukungan Pemprov Sumbar dalam mendorong pengembangan investasi energi panas bumi di daerah, Kamis (20/8/2026).

Penghargaan tersebut diterima Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekdaprov Sumbar), Arry Yuswandi, yang hadir mewakili Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah dalam rangkaian The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta.

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menyebut penghargaan tersebut menjadi penguatan terhadap kebijakan daerah dalam mengembangkan energi baru dan terbarukan sebagai bagian dari pembangunan yang berkelanjutan.

Menurut Mahyeldi, pengembangan energi bersih tidak hanya penting untuk mendukung ketahanan energi, tetapi juga dapat membuka peluang investasi serta menciptakan nilai ekonomi bagi daerah dan masyarakat.

“Pengembangan energi bersih harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan. Karena itu, kolaborasi dengan pemerintah pusat, pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat menjadi sangat penting,” ujar Mahyeldi.

Sekdaprov Sumbar Arry Yuswandi mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi sekaligus dorongan bagi Pemprov Sumbar untuk semakin memperkuat dukungan terhadap investasi panas bumi.

“Penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi kita untuk terus memberikan dukungan terhadap pengembangan investasi panas bumi di Sumatera Barat,” katanya.

Arry menegaskan Pemprov Sumbar akan terus meningkatkan koordinasi dan fasilitasi sesuai kewenangan pemerintah daerah. Upaya tersebut dilakukan agar potensi panas bumi dapat dikembangkan dan memberikan manfaat bagi perekonomian serta masyarakat dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.

Kepala Dinas ESDM Sumbar Helmi Heriyanto menyampaikan bahwa potensi panas bumi di Sumatera Barat tersebar di sejumlah wilayah. Berdasarkan data Badan Geologi Kementerian ESDM, terdapat 22 titik sumber daya panas bumi di Sumbar.

Salah satu wilayah yang kini memasuki tahapan pengembangan lebih lanjut adalah panas bumi Cubadak Panti yang berada di Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat. PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) mendapat Penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi (PSPE), dengan estimasi awal possible reserve sebesar 77 MWe.

Helmi menjelaskan survei dan eksplorasi menjadi tahapan penting untuk mendapatkan kepastian mengenai potensi sumber daya panas bumi sekaligus menilai kelayakan pengembangannya.

“Karena itu, pemerintah daerah akan terus mendukung koordinasi dan fasilitasi agar proses pengembangan dapat berjalan dengan baik,” jelas Helmi.

Pemprov Sumbar menilai penghargaan tersebut bukan merupakan tujuan akhir, melainkan momentum untuk meningkatkan kualitas dukungan terhadap investasi energi bersih.

Ke depan, sinergi dengan pemerintah pusat serta seluruh pemangku kepentingan akan terus diperkuat. Dengan demikian, potensi panas bumi di Sumatera Barat diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah dan masyarakat sekaligus mendukung upaya transisi energi nasional.

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
x