Padang — Kinerja cepat ditunjukkan Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Sumbar dalam merealisasikan pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat. Pada April 2026, bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) prapanen berupa 15 unit thresher dan 1 unit corn sheller telah disalurkan kepada masyarakat.
Realisasi ini menjadi catatan tersendiri karena dinilai sebagai yang tercepat dalam sejarah dinas tersebut. Baru memasuki awal tahun anggaran, bantuan sudah terealisasi dan langsung dimanfaatkan petani di lapangan.
Kepala dinas, Afniwirman, menyebut percepatan ini sebagai bagian dari komitmen pembenahan tata kelola yang sejak awal ia canangkan setelah dilantik oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah pada Agustus 2025 lalu.
Langkah cepat ini sekaligus menjawab sorotan tajam yang sebelumnya dialamatkan kepada dinas tersebut terkait lemahnya pengelolaan program, mulai dari pengadaan bibit, alsintan, hingga pekerjaan fisik pertanian.
Menurut Afniwirman, kunci percepatan terletak pada ketelitian perencanaan, kejelasan spesifikasi dalam kontrak, serta pengawasan ketat agar seluruh proses benar-benar sesuai kebutuhan di lapangan.
Bantuan alsintan prapanen ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi kerja petani, mengurangi kehilangan hasil panen, serta mendorong produktivitas sektor pertanian di Sumatera Barat.
Masyarakat dan DPRD Sumbar kini mulai melihat bukti nyata perubahan ritme kerja di dinas tersebut. Jika sebelumnya kinerja Disbuntanhor kerap menjadi sorotan, kini dinas itu mulai menunjukkan wajah baru: responsif, terukur, dan bergerak cepat merealisasikan kebutuhan petani melalui pokir DPRD.