Isra Mikraj 1447 H, Gubernur Sumbar Ingatkan ASN Bekerja dengan Niat Ibadah

PenaHarian.com
23 Jan 2026 17:25
2 menit membaca

PADANG — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menggelar peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi. Kegiatan keagamaan ini diikuti oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah bersama seluruh aparatur sipil negara di lingkungan Pemprov Sumbar, Jumat, 23 Januari 2026.

Dalam sambutannya, Gubernur Mahyeldi mengajak seluruh ASN menjadikan peringatan Isra Mikraj sebagai momentum untuk melakukan introspeksi diri. Ia menekankan pentingnya memperbaiki kualitas ibadah, terutama salat, serta menjaga akhlak dalam kehidupan sehari-hari, termasuk saat menjalankan tugas pemerintahan.

Menurut Mahyeldi, setiap aktivitas dapat bernilai ibadah apabila diniatkan dengan ikhlas dan dijalankan sesuai tuntunan agama. Ia menegaskan bahwa pekerjaan sebagai aparatur negara juga memiliki nilai ibadah jika dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan kejujuran.

Ia menjelaskan, ibadah tidak hanya terbatas pada amalan ritual seperti salat dan membaca Al-Qur’an. Aktivitas keseharian, termasuk bekerja melayani masyarakat, juga dapat menjadi ibadah selama dilakukan dengan niat karena Allah SWT dan memberikan manfaat bagi orang lain.

Pada kesempatan itu, jamaah juga menerima tausiyah dari Ustadz Drs. H. Hamidin Dt. Rangkayo Endah, MA, dosen Pendidikan Agama Islam Universitas Negeri Padang. Dalam ceramahnya yang bertema “Perbaiki Salatmu, Indah dan Berkah Hidupmu”, disampaikan pentingnya salat sebagai fondasi pembentukan akhlak dan perilaku.

Gubernur Mahyeldi berharap pesan tausiyah tersebut dapat menjadi pengingat bagi seluruh ASN agar lebih menjaga kualitas salat. Ia menuturkan bahwa salat yang baik akan mencegah perbuatan keji dan mungkar, sehingga berdampak positif dalam kehidupan pribadi maupun dalam lingkungan kerja.

Selain itu, Mahyeldi juga mengajak ASN dan non-ASN di lingkungan Pemprov Sumbar untuk memanfaatkan waktu dengan memperbanyak ibadah, baik ibadah wajib maupun sunnah. Ia mengingatkan agar waktu tidak dihabiskan untuk hal-hal yang kurang bermanfaat.

Lebih lanjut, Gubernur menegaskan bahwa manusia diciptakan dengan tujuan utama untuk beribadah kepada Allah SWT. Karena itu, ia mengajak seluruh aparatur meniatkan setiap tugas dan pekerjaan sebagai bagian dari ibadah, sehingga memiliki nilai spiritual sekaligus sosial.

Peringatan Isra Mikraj tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, para asisten, kepala organisasi perangkat daerah, serta seluruh keluarga besar Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
x