
JAKARTA — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, mengundang Duta Besar Palestina untuk Republik Indonesia, Abdulfattah A.K. Al-Sattari, menghadiri puncak peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Sumbar yang dijadwalkan pada 1 Oktober 2026. Undangan tersebut disampaikan Mahyeldi saat bertemu Dubes Palestina di Kantor Kedutaan Besar Palestina, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus membahas sejumlah agenda dukungan Sumbar terhadap perjuangan rakyat Palestina.
“Kami mengundang Bapak Duta Besar untuk hadir di Sumatera Barat dalam rangka Peringatan Hari Jadi Sumbar ke-81. Mudah-mudahan beliau berkenan hadir dan kita bisa bersama-sama memperkuat hubungan serta dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina,” ungkap Mahyeldi usai pertemuan.
Jika undangan tersebut diterima, Pemprov Sumbar telah menyiapkan sejumlah agenda bagi Dubes Palestina selama berada di Sumbar. Salah satunya memberikan tausiah dalam kegiatan Subuh Mubarak yang rutin digelar Pemprov Sumbar setiap minggu pertama setiap bulan di Masjid Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi.
Dubes Palestina juga diharapkan dapat menghadiri kegiatan Palestina Run yang direncanakan sebagai salah satu bentuk solidaritas masyarakat Sumbar terhadap perjuangan rakyat Palestina.
Selain itu, Mahyeldi merencanakan diskusi khusus mengenai perkembangan situasi di Gaza dengan melibatkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) serta sejumlah organisasi Islam di Sumbar. Diskusi tersebut diharapkan menjadi ruang untuk memperoleh informasi langsung sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kondisi rakyat Palestina.
Mahyeldi mengatakan situasi sosial dan politik di Palestina, khususnya Gaza, masih menjadi keprihatinan bersama. Karena itu, Pemprov Sumbar berkomitmen untuk terus memberikan dukungan moral dan mendoakan perjuangan rakyat Palestina.
“Kita tentu sangat prihatin dengan kondisi yang dihadapi saudara-saudara kita di Palestina, khususnya di Gaza. Kita akan terus memberikan dukungan dan mendoakan agar perjuangan rakyat Palestina untuk mendapatkan kemerdekaan dapat terwujud,” katanya.
Mahyeldi juga mengusulkan digelarnya pertemuan besar yang melibatkan berbagai unsur masyarakat untuk menyampaikan pernyataan bersama terkait dukungan terhadap kemerdekaan Palestina.
Menurutnya, Palestina Run dapat menjadi salah satu langkah awal untuk membangun kebersamaan sekaligus memperkuat pesan solidaritas masyarakat Sumbar terhadap Palestina.
“Ini bukan hanya tentang sebuah kegiatan olahraga, tetapi juga bagaimana kita membangun solidaritas dan menyampaikan pesan bahwa masyarakat Sumatera Barat bersama rakyat Palestina dalam memperjuangkan kemerdekaannya,” ucap Mahyeldi.