
Pasaman, — Hujan deras yang mengguyur wilayah Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, mengakibatkan banjir dan menyisakan persoalan bagi pengguna jalan dan masyarakat yang bedomisili disekitar lokasi yang terdampak banjir . Sejumlah ruas jalan, khususnya kawasan Panapa–Pasar Lamo, dipenuhi lumpur yang mengering dan berubah menjadi debu saat dilalui kendaraan.
Kondisi tersebut mendapat perhatian serius dari Bupati Pasaman Welly Suhery. Pemerintah Daerah langsung mengambil langkah dengan mengerahkan personel Pemadam Kebakaran (Damkar) dan BPBD Pasaman untuk membersihkan material lumpur di fasilitas umum.
Pembersihan dilakukan Jumat siang, 21 Agustus 2026, setelah sebelumnya kawasan tersebut terdampak hujan deras pada Selasa (18/8/2026) malam.
Kabid Damkar Pasaman, Delsi Syafei, yang berada di lokasi pembersihan mengatakan, pengerahan personel Damkar dilakukan atas perintah langsung Bupati Pasaman Welly Suhery.
Menurut Delsi, Bupati meminta agar kondisi jalan dan fasilitas umum yang terdampak segera ditangani sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
“Ini merupakan perintah langsung Bapak Bupati Pasaman. Kita diminta segera melakukan pembersihan di sepanjang jalan yang terdampak lumpur, agar masyarakat kembali nyaman dan aman menggunakan fasilitas umum,” ujar Delsi.
Ia menjelaskan, personel Damkar turun dengan menggunakan armada dan peralatan penyemprot air untuk membersihkan lumpur yang menempel di badan jalan serta sejumlah titik fasilitas umum di kawasan Panapa.
Pembersihan dilakukan terutama pada bagian jalan yang terlihat kotor dan licin akibat material lumpur yang terbawa aliran air hujan.
“Personel kita turun langsung ke lapangan untuk membersihkan lumpur. Kita berupaya agar jalan kembali bersih dan tidak menimbulkan debu ketika dilalui kendaraan,” katanya.
Langkah cepat yang diperintahkan Bupati Welly Suhery tersebut menjadi bentuk respons pemerintah daerah terhadap kondisi masyarakat pascahujan deras. Selain menjaga kebersihan lingkungan, pembersihan juga diharapkan dapat mengurangi potensi gangguan terhadap pengguna jalan.
Pantauan di lokasi, petugas Damkar tampak menyemprotkan air ke badan jalan menggunakan selang pemadam. Sejumlah personel lainnya mengatur proses pembersihan agar tidak mengganggu arus lalu lintas.
Kawasan Panapa–Pasar Lamo sendiri merupakan salah satu ruas yang cukup ramai dilalui kendaraan dan menjadi bagian penting dari aktivitas masyarakat di Lubuk Sikaping.
Dengan adanya pembersihan tersebut, pemerintah daerah berharap kondisi jalan kembali bersih dan aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan lebih nyaman.