
PADANG – Sumatera Barat kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dua putra-putri terbaik daerah ini berhasil lolos sebagai Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Nasional 2026 dan akan bertugas pada peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara. Keberhasilan tersebut menjadi bukti kualitas generasi muda Sumbar yang mampu bersaing di tingkat nasional. Selasa (23/6/2026).
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan itu tidak hanya menjadi prestasi bagi peserta yang terpilih, tetapi juga mencerminkan keberhasilan pembinaan generasi muda yang selama ini dilakukan secara berkelanjutan.
“Ini adalah kebanggaan bagi kita semua. Artinya, pembinaan generasi muda di Sumatera Barat berjalan baik dan mampu melahirkan putra-putri terbaik yang siap membawa nama daerah di tingkat nasional,” ujar Mahyeldi.
Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Sumbar terus berkomitmen memperkuat pembinaan generasi muda melalui berbagai program yang dijalankan oleh organisasi perangkat daerah, termasuk melalui kegiatan seleksi Paskibraka yang menjadi sarana pembentukan karakter, kedisiplinan, dan kepemimpinan.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sumbar, Mursalim, menjelaskan seleksi Calon Paskibraka Tingkat Provinsi Sumbar Tahun 2026 berlangsung pada 8 hingga 13 Mei 2026 di UPTD BKOM Pelkes Pemprov Sumbar. Sebanyak 86 peserta dari 19 kabupaten dan kota mengikuti proses seleksi tersebut.
Peserta menjalani berbagai tahapan penilaian yang meliputi Tes Wawasan Kebangsaan, Tes Intelegensi Umum, pemeriksaan kesehatan, parade, Peraturan Baris Berbaris (PBB), Samapta, penilaian kepribadian, hingga pantukhir. Dari seluruh rangkaian seleksi tersebut, terpilih enam peserta terbaik untuk mengikuti verifikasi tingkat nasional di Jakarta.
Hasil verifikasi yang dilakukan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) pada 15–19 Juni 2026 menetapkan dua wakil Sumbar lolos sebagai Calon Paskibraka Tingkat Nasional 2026.
“Alhamdulillah, ada dua orang perwakilan kita dinyatakan lolos seleksi nasional. Keduanya itu adalah Ahmad Alfatih dari Kabupaten Agam dan Ulya Kirena Halim dari Kota Padang Panjang,” kata Mursalim.
Keduanya dijadwalkan mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan di Desa Bahagia selama sekitar 45 hari, mulai Juli hingga Agustus 2026. Setelah menyelesaikan tahapan tersebut, mereka akan menjalankan tugas sebagai pengibar Bendera Pusaka Merah Putih pada upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI di Istana Negara.
Sementara itu, peserta yang lolos pada tingkat provinsi akan mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan pada 1–18 Agustus 2026 di UPTD BKOM Pelkes Provinsi Sumbar sebagai bagian dari pembinaan generasi muda daerah.
Pemerintah Provinsi Sumbar menilai keberhasilan ini menjadi simbol keberhasilan pembinaan generasi muda yang berkesinambungan serta penguatan nilai-nilai kebangsaan. Capaian tersebut juga menegaskan komitmen Sumbar dalam melahirkan generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan mampu membawa nama baik daerah di tingkat nasional.