Sumbar Borong Dua Penghargaan, Rp3,5 Miliar Dibawa Pulang

PenaHarian.com
13 Agu 2026 10:28
2 menit membaca

BATAM — Prestasi mengejutkan datang dari Sumatera Barat. Dalam satu malam, Pemprov Sumbar berhasil membawa pulang dua penghargaan sekaligus dalam ajang Penghargaan Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch 2 Regional Sumatera di Batam, Rabu (12/8/2026).

Bukan hanya penghargaan, capaian tersebut juga disertai insentif fiskal dengan total Rp3,5 miliar. Sumbar meraih peringkat pertama kategori ASRI atau Pengelolaan Sampah dan Lingkungan dengan insentif Rp2 miliar, serta peringkat kedua kategori Akses dan Layanan Pendidikan dengan insentif Rp1,5 miliar.

Yang membuat capaian ini semakin menarik, Sumbar menjadi satu-satunya provinsi di Regional Sumatera yang berhasil meraih penghargaan pada dua kategori sekaligus.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian kepada Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy.

Bagi Vasko, penghargaan itu bukan sekadar pencapaian untuk dipajang. Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan dan menjalankan program pembangunan yang manfaatnya dirasakan masyarakat.

“Ini apresiasi untuk kerja bersama. Tapi bagi kita, penghargaan bukan tujuan akhir. Yang paling penting adalah bagaimana kinerja pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat. Kalau hari ini kita mendapat penghargaan, ke depan standar kerja kita harus lebih tinggi lagi,” ujar Vasko.

Ia menegaskan, penghargaan tersebut justru menjadi tantangan baru bagi Pemprov Sumbar. Pengelolaan lingkungan, peningkatan kualitas pendidikan, serta efektivitas program pemerintah harus terus diperkuat.

“Jangan sampai kita berhenti karena sudah mendapat penghargaan. Justru ini menjadi cambuk untuk bekerja lebih keras, lebih cepat, dan lebih tepat sasaran. Kita ingin masyarakat yang merasakan hasilnya,” tegasnya.

Vasko mengatakan, capaian tersebut akan menjadi momentum untuk memperkuat program yang telah berjalan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Sumatera Barat.

“Kita syukuri penghargaan ini, kita jadikan motivasi, dan kita pastikan manfaatnya kembali kepada masyarakat Sumatera Barat,” ujarnya.

Dalam acara tersebut, Mendagri Tito Karnavian juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang berhasil meraih penghargaan. Menurutnya, capaian tersebut diharapkan dapat memacu daerah lain untuk terus memperbaiki kinerja dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri Agus Fatoni menjelaskan bahwa terdapat empat kategori yang menjadi fokus penilaian. Yakni ASRI atau pengelolaan sampah dan lingkungan, akses dan kualitas layanan kesehatan, akses dan layanan pendidikan, serta implementasi dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah yang digagas pemerintah pusat.

Penilaian tidak dilakukan hanya berdasarkan klaim pemerintah daerah. Data yang digunakan berasal dari BPS, kementerian/lembaga terkait dan SIPD, kemudian diperkuat melalui peninjauan lapangan, paparan serta wawancara.

Indikator penilaian mencakup capaian program, inovasi, dukungan APBD, kualitas layanan dasar hingga sinergi pemerintah daerah dengan berbagai pihak.

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
x