Paskibraka Sumbar 2026 Digembleng, Mahyeldi: Dari Sini Lahir Calon Pemimpin Bangsa

PenaHarian.com
1 Agu 2026 19:03
3 menit membaca

PADANG – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah secara resmi membuka Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026 di Auditorium Gubernuran. Sebanyak 54 putra-putri terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Sumbar mengikuti pembinaan sebagai persiapan bertugas pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat provinsi, Sabtu (1/8/2026).

Dalam sambutannya, Mahyeldi menegaskan bahwa Paskibraka tidak hanya memiliki tugas mengibarkan dan menurunkan Sang Saka Merah Putih. Menurutnya, program tersebut juga menjadi sarana pembentukan karakter, kepemimpinan, serta penanaman nilai-nilai kebangsaan bagi generasi muda yang dipersiapkan menjadi pemimpin masa depan.

Ia mengatakan para peserta merupakan generasi penerus yang mewarisi semangat perjuangan para pendahulu bangsa. Karena itu, Mahyeldi berharap dari barisan Paskibraka akan lahir tokoh-tokoh yang kelak mampu mengemban amanah sebagai pemimpin daerah maupun nasional, bahkan menjadi Presiden Republik Indonesia.

Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang berhasil melewati proses seleksi berjenjang dan kompetitif. Menurutnya, keberhasilan menjadi calon Paskibraka merupakan kehormatan sekaligus amanah yang harus dijaga melalui sikap disiplin, integritas, dan tanggung jawab.

Mahyeldi menilai pemusatan pendidikan dan pelatihan menjadi bekal penting bagi peserta untuk meningkatkan kualitas diri, baik dari sisi fisik, mental, maupun karakter. Dengan bekal tersebut, para peserta diharapkan mampu melaksanakan tugas pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih secara maksimal pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Provinsi Sumbar.

Ia juga mengingatkan agar nilai-nilai yang diperoleh selama mengikuti pendidikan dan pelatihan tidak berhenti saat upacara kenegaraan berlangsung. Menurutnya, semangat disiplin, integritas, kerja sama, dan kepedulian terhadap bangsa harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari para peserta.

Selain itu, Mahyeldi mengajak seluruh calon Paskibraka meneladani perjuangan para tokoh bangsa asal Sumatera Barat. Ia mengingatkan bahwa daerah tersebut telah melahirkan banyak pahlawan dan pendiri bangsa, serta memiliki peran penting dalam menyelamatkan keberlangsungan Republik Indonesia melalui Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI). Semangat perjuangan itu diharapkan terus diwarisi oleh generasi muda Sumbar.

Sementara itu, Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sumbar, Donny Rahma Saputra, menjelaskan bahwa pelaksanaan pemusatan pendidikan dan pelatihan mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka beserta ketentuan pelaksanaannya dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Donny menyebutkan, sebanyak 54 peserta yang mengikuti pemusatan diklat merupakan hasil seleksi berjenjang dari seluruh kabupaten dan kota di Sumbar. Mereka telah melewati berbagai tahapan seleksi, mulai dari administrasi, wawasan kebangsaan, intelegensia umum, kesehatan, peraturan baris-berbaris, kesamaptaan, kepribadian, hingga penelusuran rekam jejak sesuai standar Program Paskibraka Nasional.

Pemusatan pendidikan dan pelatihan berlangsung pada 1 hingga 18 Agustus 2026. Selama masa pembinaan, peserta akan menerima materi mengenai ideologi Pancasila, wawasan kebangsaan, revolusi mental, literasi digital, kepemimpinan, kewaspadaan nasional, peraturan baris-berbaris, serta praktik pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih sebagai persiapan menjalankan tugas pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Sumatera Barat.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berharap lahir generasi muda yang tidak hanya sukses menjalankan tugas sebagai Paskibraka, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam kedisiplinan, kepemimpinan, serta berperan sebagai agen pemersatu dan penggerak kemajuan daerah maupun bangsa.

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
x