Mahyeldi Raih Penghargaan Nasional Berkat Komitmen Kembangkan Ekonomi Umat dan Budaya Halal

PenaHarian.com
12 Jun 2026 11:55
3 menit membaca

JAKARTA – Komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam memperkuat ekonomi umat dan mengembangkan budaya halal kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menerima penghargaan Disway Top Regional Leader Awards 2026 kategori Penggerak Ekonomi Umat dan Budaya Halal dalam acara yang digelar Disway National Network (DNN) di Hotel JW Marriott Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Penghargaan tersebut diberikan kepada kepala daerah yang dinilai mampu menunjukkan kepemimpinan, kinerja, serta inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah. Penilaian dilakukan melalui sejumlah indikator strategis, mulai dari tata kelola pemerintahan, pembangunan daerah, inovasi pelayanan publik, hingga penguatan ekonomi dan reformasi birokrasi.

Selain itu, aspek pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif, pembangunan infrastruktur, ketahanan pangan, lingkungan hidup, komunikasi publik, serta kualitas kepemimpinan daerah juga menjadi bagian penting dalam proses penilaian.

Mahyeldi menjadi salah satu kepala daerah yang menerima penghargaan pada klaster Sosial, Budaya, Lingkungan, Kesehatan, Pendidikan, dan Generasi Muda. Ia dinilai berhasil mendorong penguatan ekonomi berbasis masyarakat sekaligus mengembangkan budaya halal sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Penghargaan itu sejalan dengan berbagai program yang dijalankan Pemprov Sumbar dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. Upaya tersebut diwujudkan melalui pemberdayaan UMKM, pengembangan koperasi, penguatan ekosistem industri halal, serta pelestarian adat dan budaya Minangkabau sebagai fondasi pembangunan daerah.

Usai menerima penghargaan, Mahyeldi menyampaikan rasa syukur dan mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Sumatera Barat.

“Alhamdulillah, penghargaan ini kami persembahkan untuk seluruh masyarakat Sumatera Barat. Ini bukan capaian individu, melainkan hasil kerja bersama pemerintah, pelaku usaha, ulama, tokoh adat, akademisi, dan seluruh masyarakat yang terus mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.

Menurut Mahyeldi, penguatan ekonomi umat menjadi salah satu langkah penting untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong pemberdayaan UMKM, koperasi, dan berbagai sektor usaha masyarakat agar semakin produktif dan memiliki daya saing yang kuat.

Ia menegaskan bahwa pengembangan budaya halal di Sumbar tidak hanya berkaitan dengan produk dan layanan, tetapi juga mencerminkan nilai integritas, kualitas, serta keberlanjutan yang menjadi karakter masyarakat Minangkabau.

Mahyeldi juga menilai falsafah adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah merupakan modal sosial yang kuat dalam mendukung pembangunan daerah yang maju, kompetitif, dan tetap berakar pada nilai budaya serta keagamaan.

Bagi Pemprov Sumbar, penghargaan tersebut menjadi penyemangat untuk terus menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, memperkuat ekonomi kerakyatan, serta memperluas pengembangan industri dan produk halal agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Disway Top Regional Leader Awards 2026 turut memberikan penghargaan kepada sejumlah gubernur, bupati, dan wali kota dari berbagai daerah di Indonesia yang dinilai berhasil menghadirkan kepemimpinan dan inovasi yang berdampak positif terhadap pembangunan serta kesejahteraan masyarakat.

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
x