DPRD Padang Dorong Optimalisasi Dana CSR untuk Perkuat Pembangunan Daerah

PenaHarian.com
18 Jun 2026 16:42
2 menit membaca

PADANG — Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Kota Padang mendorong optimalisasi sumber pendanaan pembangunan di luar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), salah satunya melalui pemanfaatan program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan. Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan Kota Padang, Kamis (18/6/2026).

Usulan tersebut disampaikan dalam rapat pembahasan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Perubahan (PPAS-P) Tahun Anggaran 2026 yang digelar di ruang rapat Komisi II DPRD Kota Padang.

Rapat tersebut diikuti sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perusahaan daerah, badan usaha milik negara (BUMN), serta sejumlah perusahaan swasta yang beroperasi di Kota Padang.

Ketua Pansus II DPRD Kota Padang, Miswar Jambak, mengatakan DPRD mengapresiasi perusahaan-perusahaan yang selama ini telah menyalurkan program tanggung jawab sosial kepada masyarakat. Namun, menurutnya, pelaksanaan CSR masih perlu ditingkatkan agar lebih transparan, efektif, dan memberikan manfaat yang merata.

“Kami ingin memastikan bahwa dana CSR yang menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Padang. Kontribusi dunia usaha harus mampu mendukung pembangunan daerah dan tidak hanya sebatas memenuhi kewajiban administratif,” ujar Miswar Jambak.

Dalam pembahasan tersebut, DPRD Kota Padang juga memberikan perhatian terhadap sejumlah perusahaan besar yang memiliki aktivitas usaha di Kota Padang, di antaranya PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dan PT Pertamina (Persero).

Melalui rapat itu, DPRD meminta penjelasan mengenai pelaksanaan program CSR yang telah dijalankan perusahaan, termasuk sejauh mana manfaatnya telah dirasakan oleh masyarakat.

Menurut Miswar, program CSR seharusnya tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan yang bersifat jangka pendek. Lebih dari itu, dana tanggung jawab sosial perusahaan perlu diarahkan untuk menciptakan dampak ekonomi yang berkelanjutan melalui pemberdayaan masyarakat, penguatan usaha mikro, peningkatan keterampilan, serta dukungan terhadap sektor pendidikan dan lingkungan.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha terus diperkuat sehingga program CSR dapat menjadi salah satu sumber pendukung pembangunan Kota Padang, sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat.

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
x