DPRD Padang Apresiasi Gema Hijrah Minangkabau, Ribuan Jamaah Larut dalam Lantunan Salawat Hadad Alwi

PenaHarian.com
13 Mei 2026 21:17
2 menit membaca

PADANG — Suasana religius dan penuh haru mewarnai pelaksanaan Gema Hijrah Minangkabau yang menghadirkan penyanyi religi nasional Hadad Alwi di lapangan samping Kantor Camat Pauh, Kota Padang. Kegiatan syiar Islam tersebut mendapat apresiasi dari DPRD Kota Padang karena dinilai memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial dan spiritual masyarakat, Sabtu (13/6/2026).

Kegiatan itu dihadiri Wali Kota Padang Fadly Amran, Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat Muhammad Iqra Chissa selaku penggagas acara, Kepala Dinas Kebudayaan Sumatera Barat Saiful Bahri, serta sejumlah anggota DPRD Kota Padang.

Legislator DPRD Kota Padang yang hadir di antaranya Helmi Moesim, Miswar Djambak, Febri, Eri Anto Mahmuda, Tommy Romengan, Donald Ardi, dan Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota Padang Surya Jufri Bitel.

Kehadiran Hadad Alwi menjadi daya tarik utama dalam kegiatan tersebut. Lantunan lagu-lagu religi dan salawat yang dibawakannya menghadirkan suasana khusyuk sehingga ribuan jamaah mengikuti rangkaian acara dengan penuh penghayatan.

Tidak sedikit warga yang tampak meneteskan air mata saat mengikuti pesan-pesan spiritual yang disampaikan sepanjang kegiatan. Momen tersebut menjadi sarana refleksi keagamaan, di mana jamaah bersama-sama bersalawat, memanjatkan doa, serta memperkuat tekad untuk meneladani ajaran Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Anggota DPRD Kota Padang, Miswar Djambak, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya Gema Hijrah Minangkabau. Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki nilai positif dalam memperkuat keimanan sekaligus menumbuhkan kecintaan masyarakat kepada Rasulullah SAW.

“Ini kegiatan yang sangat positif dan sarat makna. Selain memperkuat nilai-nilai keislaman, acara seperti ini juga menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dan meningkatkan keimanan masyarakat. Kami mengapresiasi Bapak Muhammad Iqra Chissa yang telah menginisiasi kegiatan ini,” ujar Miswar Djambak.

Ia menilai kegiatan keagamaan yang melibatkan masyarakat dalam jumlah besar sangat penting untuk mempererat ukhuwah Islamiyah. Selain itu, kegiatan seperti ini juga menjadi wadah pembinaan karakter, khususnya bagi generasi muda di tengah perkembangan zaman yang terus berubah.

Sepanjang acara, ribuan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan tampak larut dalam lantunan salawat dan doa yang menggema, menciptakan suasana penuh kekhusyukan hingga kegiatan berakhir.

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
x