Lapor Gubernur Sumbar! Ini Penampakan Jalan Provinsi di Pasaman Rusak dari Tahun ke Tahun

PenaHarian.com
28 Sep 2026 13:51
2 menit membaca

PASAMAN, – Kondisi ruas jalan provinsi Sumatera Barat Panti–Simpang Empat masih menjadi sorotan. Dari tahun ke tahun, banyak titik pada ruas tersebut masih ditemukan mengalami kerusakan dan berlubang yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Terkait kondisi tersebut, Kepala UPTD Jalan dan Jembatan Wilayah I Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumatera Barat, Donny Eka Putra, mengatakan pihaknya akan mengecek riwayat anggaran serta pelaksanaan pemeliharaan pada tahun-tahun sebelumnya.

Foto kerusakan jalan provinsi Sumatera Barat ruas Panti–Simpang Empat, Sabtu (29/8/26).
Foto kerusakan jalan provinsi Sumatera Barat ruas Panti–Simpang Empat, Sabtu (29/8/26).

Hal itu disampaikan Donny saat dikonfirmasi wartawan pada 31 Agustus 2026 melalui panggilan WhatsApp mengenai pelaksanaan dan penggunaan anggaran Pemeliharaan Rutin Jalan dan Jembatan di wilayah kerja UPTD Jalan dan Jembatan Wilayah I.

Donny mengatakan, dirinya baru menjabat sebagai Kepala UPTD Jalan dan Jembatan Wilayah I sejak Maret 2026. Untuk memperoleh data pemeliharaan sebelum dirinya menjabat, ia akan berkoordinasi dengan pejabat sebelumnya.

Foto kerusakan jalan provinsi Sumatera Barat ruas Panti–Simpang Empat, Sabtu (29/8/26).
Foto kerusakan jalan provinsi Sumatera Barat ruas Panti–Simpang Empat, Sabtu (29/8/26).

“Untuk informasi lainnya (dana pemeliharaan sebelum tahun 2026) saya koordinasikan dulu dengan pejabat sebelumnya. Karena saya menjabat baru sejak Maret 2026,” ujar Donny.

Khusus ruas Panti–Simpang Empat yang hingga kini masih memiliki banyak titik berlubang, Donny menyebut perlu dilihat kembali titik-titik yang sebelumnya telah mendapatkan penanganan.

Foto kerusakan jalan provinsi Sumatera Barat ruas Panti–Simpang Empat, Sabtu (29/8/26).
Foto kerusakan jalan provinsi Sumatera Barat ruas Panti–Simpang Empat, Sabtu (29/8/26).

“Untuk yang masih banyak berlubang, khususnya ruas Panti–Simpang Empat, nanti saya koordinasikan dengan pejabat lama soal anggaran tahun sebelumnya dan mana saja titik yang dilakukan pemeliharaan,” ungkapnya.

Menurut Donny, persoalan pemeliharaan jalan juga tidak terlepas dari keterbatasan anggaran. Ia menyebut kebutuhan dana pemeliharaan yang diusulkan UPTD sering kali lebih besar dibandingkan anggaran yang tersedia.

Untuk tahun 2026, Donny menyebut terdapat anggaran pemeliharaan sekitar Rp1 miliar untuk ruas-ruas jalan yang berada di bawah kewenangan UPTD Jalan dan Jembatan Wilayah I.

“Untuk ruas Panti–Simpang Empat, pemeliharaannya telah dianggarkan melalui dana Transfer ke Daerah (TKD) dan direncanakan dilaksanakan tahun ini”, tukas Donny.

Foto kerusakan jalan provinsi Sumatera Barat ruas Panti–Simpang Empat, Sabtu (29/8/26).
Foto kerusakan jalan provinsi Sumatera Barat ruas Panti–Simpang Empat, Sabtu (29/8/26).

Tampak di lokasi, kerusakan serius masih ditemukan pada sejumlah titik ruas Panti–Simpang Empat dari tahun ke tahun. Kondisi ini menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

Sementara Gubernur Sumbar, Mahyeldi juga telah dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp terkait kondisi jalan tersebut, namun belum merespons hingga berita ini diterbitkan.

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
x