
PASAMAN — Institut Teknologi dan Ilmu Sosial (ITS) Khatulistiwa kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026. Tahun ini, Nagari Koto Kaciak Barat, Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman, menjadi salah satu lokasi pengabdian mahasiswa yang diharapkan mampu melahirkan berbagai program inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat. Pelaksanaan KKN ditandai dengan serah terima mahasiswa di Ruang Rapat Kantor Wali Nagari Koto Kaciak Barat, Kamis (6/8/2026).
Prosesi serah terima dihadiri jajaran Pemerintah Nagari Koto Kaciak Barat, dosen pendamping lapangan, serta mahasiswa peserta KKN. Dalam kesempatan tersebut, Dosen Pendamping Lapangan yang juga Ketua Program Studi Ilmu Hukum ITS Khatulistiwa, Deni Syaputra, S.H., M.H., secara resmi menyerahkan mahasiswa kepada Wali Nagari Koto Kaciak Barat, Reza Fahlevi, S.H., M.H., sebagai tanda dimulainya kegiatan pengabdian di tengah masyarakat.
Deni Syaputra mengatakan, Kuliah Kerja Nyata merupakan bagian penting dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya belajar memahami kondisi sosial di lapangan, tetapi juga dituntut mampu menerapkan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat.
“Kami berharap seluruh mahasiswa mampu menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi etika, membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, serta menghadirkan program-program yang benar-benar memberikan manfaat bagi Nagari Koto Kaciak Barat. Jadikan KKN sebagai momentum belajar dari masyarakat sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nagari,” ujar Deni.
Ia juga berpesan agar mahasiswa mampu beradaptasi dengan kehidupan masyarakat, menghormati adat istiadat dan budaya lokal, serta menjadikan masa KKN sebagai sarana membangun jiwa kepemimpinan, tanggung jawab sosial, dan kemampuan bekerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan.
Sementara itu, Wali Nagari Koto Kaciak Barat, Reza Fahlevi, menyambut hangat kehadiran mahasiswa ITS Khatulistiwa. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa di tengah masyarakat akan menjadi energi baru dalam mendukung berbagai program pembangunan dan pemberdayaan yang sedang dijalankan pemerintah nagari.
“Kami menyambut dengan penuh kebanggaan dan tangan terbuka kehadiran adik-adik mahasiswa ITS Khatulistiwa. Kami yakin, melalui berbagai program yang akan dilaksanakan selama KKN, akan lahir inovasi dan gagasan yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat serta membantu percepatan pembangunan nagari,” katanya.
Pada kesempatan itu, Reza juga mengungkapkan rasa bangganya karena dapat kembali bertemu dengan almamaternya, namun dalam peran yang berbeda. Sebagai alumni ITS Khatulistiwa, ia mengaku memiliki ikatan emosional dengan kampus yang telah membentuk perjalanan akademiknya.
“Sebagai alumni ITS Khatulistiwa, hari ini menjadi momen yang sangat membanggakan bagi saya. Dulu saya menimba ilmu di kampus ini, dan sekarang saya mendapat kehormatan menerima adik-adik mahasiswa untuk melaksanakan KKN di nagari yang saya pimpin. Semoga kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa sekaligus membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Usai prosesi serah terima, mahasiswa diperkenalkan kepada perangkat nagari serta mendapatkan pemaparan mengenai kondisi sosial, potensi daerah, dan berbagai kebutuhan masyarakat yang akan menjadi dasar penyusunan program kerja selama pelaksanaan KKN.
Program Kuliah Kerja Nyata merupakan agenda rutin ITS Khatulistiwa sebagai bentuk penguatan sinergi antara perguruan tinggi dengan masyarakat. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menghadirkan solusi, inovasi, serta program pemberdayaan berbasis potensi lokal.
Dengan kolaborasi antara ITS Khatulistiwa, Pemerintah Nagari Koto Kaciak Barat, dan masyarakat, pelaksanaan KKN Tahun 2026 diharapkan mampu melahirkan program-program yang berkelanjutan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nagari. Selain itu, kehadiran mahasiswa juga diharapkan dapat memotivasi generasi muda untuk terus menempuh pendidikan tinggi dan berperan aktif dalam memajukan daerahnya.