Perintah Bupati: Ketua Dewas RSUD Imam Bonjol Turun Tangan Pastikan Obat Carvedilol Segera Tersedia

PenaHarian.com
11 Jun 2026 16:48
2 menit membaca

Pasaman – Menyikapi keluhan keluarga pasien terkait belum tersedianya obat resep dokter di RSUD Tuanku Imam Bonjol Lubuk Sikaping, Bupati Pasaman, Welly Suhery, langsung mengambil langkah cepat dengan meminta Ketua Dewan Pengawas (Dewas) RSUD Tuanku Imam Bonjol, Roichard untuk meninjau dan memastikan kondisi yang sebenarnya di rumah sakit tersebut.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Roichard langsung melakukan koordinasi dengan pihak manajemen rumah sakit guna mengetahui penyebab belum tersedianya obat yang dikeluhkan oleh keluarga pasien.

Dari hasil penelusuran, diketahui bahwa obat yang dimaksud adalah Carvedilol, yang merupakan obat generik. Obat tersebut telah dipesan kepada pihak Kimia Farma sejak sekitar dua minggu lalu. Namun hingga saat ini, stok obat tersebut masih kosong di tingkat penyedia sehingga belum dapat didistribusikan ke rumah sakit. Namun akan diupayakan diganti dengan obat merek lain bukan tergolong generik.

“Obat Carvedilol tersebut sudah dipesan ke Kimia Farma sekitar dua minggu yang lalu. Namun karena stok barang sedang tidak tersedia di pihak penyedia, maka pengiriman ke rumah sakit mengalami keterlambatan,” ujar Richard.

Meski demikian, Roichard memastikan pihak rumah sakit terus berkoordinasi dengan penyedia agar kebutuhan pasien dapat segera terpenuhi. Berdasarkan informasi yang diterima, obat tersebut diperkirakan akan tiba pada Jumat atau Sabtu pekan ini.

“Insyaallah obat yang dipesan akan tiba pada Jumat atau Sabtu, sehingga dapat segera digunakan untuk kebutuhan pasien yang memerlukannya,” katanya.

Sebelumnya, keluarga pasien mengeluhkan belum tersedianya obat resep dokter yang dibutuhkan untuk proses pengobatan. Menurut keterangan keluarga pasien, obat tersebut telah ditunggu sejak 2 Juni 2026, namun hingga beberapa hari terakhir masih belum tersedia di instalasi farmasi rumah sakit.

Keluhan tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran keluarga pasien terhadap kelancaran proses pengobatan. Mereka berharap adanya kepastian mengenai ketersediaan obat yang diresepkan dokter agar pengobatan dapat berjalan sesuai anjuran tenaga medis.

Respons cepat Bupati Pasaman yang segera menindaklanjuti laporan masyarakat melalui Ketua Dewan Pengawas RSUD Tuanku Imam Bonjol menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik. Pemerintah Kabupaten Pasaman juga memastikan akan terus memantau perkembangan pengadaan obat dan berkoordinasi dengan pihak terkait agar kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat tidak terganggu.

(Pandi)

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
x