
PADANG – Pimpinan DPRD Kota Padang memanfaatkan pelaksanaan Reses Masa Sidang III Tahun 2026 untuk turun langsung ke daerah pemilihan (dapil) masing-masing guna menyerap aspirasi masyarakat. Berbagai persoalan yang disampaikan warga didominasi masalah banjir, drainase, infrastruktur jalan, hingga pemberdayaan masyarakat, Senin (4/5/2026).
Empat pimpinan DPRD Kota Padang yang melaksanakan reses tersebut yakni Ketua DPRD Kota Padang Muharlion, Wakil Ketua DPRD Mastilizal Aye, Wakil Ketua DPRD Osman Ayub, dan Wakil Ketua DPRD Jupri. Melalui kegiatan ini, masyarakat diberikan kesempatan menyampaikan berbagai kebutuhan yang akan diperjuangkan melalui DPRD Kota Padang.
Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, menggelar reses di Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah. Dalam dialog bersama warga, persoalan banjir menjadi aspirasi yang paling banyak disampaikan mengingat wilayah tersebut masih kerap terdampak genangan saat hujan deras.
Selain penanganan banjir, warga juga mengusulkan pembangunan jalur evakuasi alternatif yang menghubungkan kawasan tersebut menuju Aia Pacah melalui Jalan Heler, termasuk pembangunan jembatan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas menuju pusat pemerintahan. Aspirasi lain yang disampaikan meliputi perbaikan jalan lingkungan yang belum dibeton, pembangunan drainase, dukungan bagi Kelompok Wanita Tani (KWT), serta bantuan untuk masjid dan musala.
Di Kecamatan Nanggalo, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye menggelar reses di Perumahan Banda Gadang Permai, Kelurahan Tabing Banda Gadang. Ia sengaja menghadirkan perwakilan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Padang beserta tim konsultan agar dapat melihat langsung kondisi kawasan yang masih terdampak banjir.
Menurut Mastilizal Aye, banjir masih menjadi persoalan serius di sejumlah kawasan, seperti Perumahan Griya Permata, Banda Gadang Permai, Kubu Utama, dan sekitarnya. Ia mengatakan hasil reses tersebut akan segera ditindaklanjuti melalui survei lapangan oleh Perkim untuk menyusun perencanaan penanganan banjir.
“Kondisi ini sangat memprihatinkan. Karena itu kami membawa pihak Perkim agar bisa melihat langsung kondisi di lapangan sehingga aspirasi masyarakat dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub melaksanakan reses di Kelurahan Pasa Gadang, Kecamatan Padang Selatan. Dalam kesempatan tersebut, ia juga meninjau kegiatan gotong royong renovasi Pondok Tahfiz Masjid Raya Pasa Gadang.
Selain memastikan realisasi bantuan renovasi Pondok Tahfiz melalui dana pokok pikiran (Pokir), Osman Ayub menerima aspirasi baru dari pengurus masjid berupa permohonan bantuan pembangunan atap kanopi pada tangga menuju lantai II masjid.
“Pengurus masjid kami minta segera menyiapkan proposal agar dapat diperjuangkan melalui anggaran Pokir pada APBD Perubahan 2026 atau APBD 2027,” kata Osman Ayub.
Di Kecamatan Lubuk Begalung, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jupri menggelar reses di Mushalla Nurul Yaqin RW II, Kelurahan Tanjung Saba Pitameh Nan XX. Kegiatan tersebut bertujuan menyerap aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) IV yang meliputi Kecamatan Lubuk Begalung dan Bungus Teluk Kabung.
Jupri menegaskan reses merupakan agenda rutin DPRD Kota Padang untuk mendengar secara langsung berbagai kebutuhan masyarakat sebagai dasar dalam memperjuangkan program pembangunan.
“Reses ini adalah agenda rutin DPRD Kota Padang dalam menyerap aspirasi dan masukan dari masyarakat demi kemajuan kecamatan ini dan Kota Padang secara umum,” ujarnya.
Dalam sesi dialog, warga menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak, di antaranya perbaikan jalan rusak di Jalan RW II Tanjung Saba Pitameh Nan XX serta pembenahan drainase yang tersumbat dan sering memicu banjir saat curah hujan tinggi. Seluruh aspirasi tersebut akan menjadi bahan pembahasan DPRD Kota Padang bersama Pemerintah Kota Padang sesuai skala prioritas pembangunan.