Pemprov Sumbar Dapat Suntikan Rp83 Miliar dari Kemenhub, Pelabuhan Teluk Tapang Kian Dilirik Investor Sawit

PenaHarian.com
13 Feb 2026 21:20
2 menit membaca

PASAMAN BARAT — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp83 miliar dari Kementerian Perhubungan pada tahun 2026 untuk mempercepat pengembangan kawasan Pelabuhan Teluk Tapang di Kabupaten Pasaman Barat. Dukungan dana tersebut diharapkan mampu memperkuat peran pelabuhan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah tersebut. Jumat (13/2/2026).

Gubernur Mahyeldi Ansharullah mengatakan, selain dukungan anggaran, pemerintah daerah juga sedang memproses penurunan status kawasan hutan di sekitar lokasi. Langkah ini diperlukan agar lahan bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan pembangunan pelabuhan dan kawasan pendukungnya.

Ia menyebut, apabila seluruh proses berjalan sesuai rencana, sekitar 168 hektare lahan akan dapat dikembangkan secara terpadu oleh pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten. Pengembangan tersebut diharapkan mampu mendorong aktivitas industri dan logistik di kawasan pesisir itu.

Menurut Mahyeldi, komitmen pemerintah pusat melalui pengucuran anggaran ini menjadi sinyal kuat bahwa Teluk Tapang memiliki posisi strategis. Bahkan, meski pembangunan belum sepenuhnya rampung, sejumlah investor mulai menunjukkan minat untuk menanamkan modalnya.

Beberapa investor, kata dia, telah meminta ketersediaan lahan sekitar 100 hektare untuk pengembangan industri, khususnya di sektor pengolahan sawit. Pasaman Barat dinilai memiliki keunggulan karena merupakan salah satu daerah penghasil sawit terbesar di Sumatera Barat.

Pengembangan industri hilirisasi sawit dinilai akan memberikan nilai tambah bagi daerah. Komoditas tersebut dapat diolah menjadi berbagai produk turunan bernilai tinggi seperti biodiesel, avtur, dan produk lainnya yang memiliki pasar luas.

Pemerintah berharap pengembangan kawasan Teluk Tapang tidak hanya memperkuat fungsi pelabuhan, tetapi juga membuka lapangan kerja baru, menarik investasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Pasaman Barat dan Sumatera Barat secara keseluruhan.

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
x