Kapolri Sebut Tim Selidiki Temuan Bekas Gergaji Kayu Gelondongan Banjir Sumatera

PenaHarian.com
5 Des 2025 17:55
2 menit membaca

Jakarta, – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebutkan adanya bekas gergaji pada kayu-kayu gelondongan yang terseret banjir di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Temuan ini akan menjadi fokus penyelidikan tim untuk mengetahui asal-usul kayu tersebut, Kamis (4/12/2025) dilansir dari CNN Indonesia.

Sigit menjelaskan bahwa petugas telah dikerahkan untuk menelusuri aliran sungai dari hulu hingga hilir. Tujuannya untuk melihat dari mana kayu-kayu tersebut berasal dan memastikan apakah ada aktivitas ilegal terkait penebangan.

“Dari temuan tim di lapangan ada berbagai jenis kayu, namun kita dapati ada beberapa bekas potongan gergaji. Itu yang akan kita dalami,” ujarnya dalam konferensi pers. Ia menambahkan, tim akan bekerja bersama petugas kehutanan untuk memastikan penyelidikan lebih menyeluruh.

Lebih lanjut, Sigit membuka kemungkinan bekerja sama dengan Kementerian Kehutanan maupun Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH). Personel sudah diturunkan ke lapangan agar proses penelusuran dapat berjalan lebih cepat.

Di Sumatera Barat, kayu gelondongan menumpuk di muara dan bibir Pantai Parkit, Kota Padang, bersamaan dengan tumpukan sampah lainnya. Di Sumatera Utara, kayu-kayu ini terbawa arus banjir bandang yang melanda wilayah Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, hingga Sibolga.

Sementara di Aceh, banjir bandang tidak hanya menimbulkan tumpukan kayu, tetapi juga menyebabkan kematian seekor Gajah Sumatra di Desa Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu, yang ditemukan tertimbun material banjir.

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
x