
PASAMAN — Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Implementasi Kurikulum Taman Kanak-Kanak (TK) yang diikuti ratusan guru TK dari seluruh kecamatan di Kabupaten Pasaman. Kegiatan ini digelar sebagai upaya peningkatan kompetensi tenaga pendidik dalam merancang pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan sesuai dengan perkembangan anak usia dini.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman menegaskan bahwa pendidikan di tingkat taman kanak-kanak merupakan fondasi utama dalam pembentukan karakter anak. Ia menyampaikan bahwa peran guru TK sangat strategis dalam menyiapkan generasi masa depan yang berakhlak, mandiri, dan berdaya saing.
“Guru TK adalah ujung tombak dalam menciptakan generasi emas. Kurikulum yang diterapkan harus mampu memantik rasa ingin tahu anak, sekaligus menanamkan nilai-nilai moral, kemandirian, dan kebiasaan baik sejak dini,” ujarnya.
Pada pelatihan tersebut, para peserta dibekali pemahaman mengenai kurikulum TK yang menekankan pengembangan enam aspek perkembangan anak secara holistik. Kurikulum TK tidak lagi berfokus semata pada kemampuan baca, tulis, dan hitung, melainkan pada penguatan karakter dan potensi anak secara menyeluruh.
Enam aspek perkembangan yang menjadi fokus kurikulum meliputi nilai agama dan moral, perkembangan fisik-motorik (baik motorik kasar maupun halus), perkembangan kognitif, perkembangan bahasa, sosial-emosional, serta seni. Setiap aspek dirancang untuk saling melengkapi dalam mendukung tumbuh kembang anak sesuai tahap usianya.
Selain itu, pelatihan juga menekankan pentingnya pembiasaan positif di lingkungan TK sebagai bagian dari implementasi kurikulum. Pembiasaan tersebut antara lain budaya 5S (senyum, sapa, salam, sopan, dan santun), kemandirian dan kebersihan, kedisiplinan dan antre, literasi pagi melalui kegiatan membaca atau bercerita, serta pelaksanaan ibadah bersama sesuai agama masing-masing.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan, pembiasaan yang dilakukan secara konsisten akan membantu menanamkan nilai-nilai karakter yang kuat pada anak. Ia menekankan bahwa kurikulum hanyalah kerangka, sementara keberhasilan pendidikan sangat ditentukan oleh dedikasi dan ketulusan guru dalam mendidik.
“Kurikulum hanyalah sebuah kerangka, namun hati dan dedikasi guru adalah ruh yang akan menghidupkan karakter anak-anak Pasaman,” tuturnya.
Melalui pelatihan ini, diharapkan seluruh guru TK di Kabupaten Pasaman memiliki pemahaman dan standar yang sama dalam memberikan layanan pendidikan anak usia dini yang berkualitas, sehingga mampu mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia sejak usia dini.