Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi NasDem, Ahmad SahroniJAKARTA – Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi NasDem, Ahmad Sahroni, menyatakan akan menyumbangkan seluruh gajinya sebagai anggota DPR kepada platform penggalangan dana Kitabisa hingga akhir masa jabatannya pada 2029. Komitmen tersebut disampaikan setelah ia kembali aktif menjalankan tugas di DPR RI sejak Februari 2026, Selasa (10/3/2026).
Sahroni mengungkapkan, selama ini dirinya bahkan tidak pernah mengetahui secara pasti berapa besar gaji yang diterimanya sebagai anggota DPR. Karena itu, ia memutuskan seluruh gaji tersebut diserahkan untuk membantu masyarakat melalui lembaga penggalangan dana.
“Gaji gua sebagai anggota DPR mau gua serahkan ke Yayasan Kitabisa. Agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya membantu mereka-mereka yang butuh,” kata Sahroni kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Ia menilai penyaluran melalui Yayasan Kitabisa lebih transparan dan terbuka kepada publik dibandingkan jika bantuan diberikan secara langsung atau pribadi.
“Karena ini sifatnya transparan, yayasan yang terbuka, kita serahkan itu kepada Kitabisa biar lebih enak,” ujarnya.
Menurut Bendahara Umum DPP Partai NasDem tersebut, pihak Kitabisa nantinya akan menentukan penerima bantuan yang dianggap paling membutuhkan dan mendesak.
“Ya biarlah Kitabisa yang tahu mana-mana yang perlu diberikan bantuan yang paling mendesak dan berguna bagi mereka yang butuh,” tuturnya.
Sahroni menegaskan, selama sisa masa jabatannya ia tidak akan menikmati gaji sebagai anggota DPR. Dana yang masuk ke rekening pribadinya akan langsung dialihkan ke rekening Kitabisa.
Ia menjelaskan, mekanisme yang akan digunakan adalah pemotongan otomatis dari rekening pribadinya setelah gaji ditransfer oleh Kesekretariatan Jenderal DPR.
“Jadi ntar kan Kesetjenan kirim ke kita rekening pribadi tuh. Nanti gua minta bikin auto-debet langsung ke rekening Kitabisa,” jelasnya.
Sahroni berharap langkah tersebut bisa membantu masyarakat sekaligus menunjukkan bahwa uang yang berasal dari pajak rakyat dapat kembali dimanfaatkan untuk kepentingan kemanusiaan.
“Harapannya bisa membantulah. Karena kan kemarin itu orang menganggap gua ini kan mengambil uang rakyat, lu terima uang dari pajak gitu kan? Ya selama ini yang kita enggak pernah tahu gajinya berapa. Nah itu menjelaskan bahwa bukan maksud yang lain tapi kita pengen secara pribadi gue karena gue sebagai businessman juga ya itu gua kasihlah kepada mereka yang membutuhkan, melalui Yayasan Kitabisa. Untuk kemanusiaan,” pungkasnya.