Mahyeldi Ansharullah Gandeng Danantara Percepat Proyek Infrastruktur Sumbar

PenaHarian.com
19 Feb 2026 21:12
2 menit membaca

AGAM – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade mendampingi Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Agam dan Tanah Datar guna meninjau sejumlah lokasi yang direncanakan menjadi titik pembangunan infrastruktur strategis daerah, Rabu (19/2/2026).

Peninjauan tersebut berkaitan dengan rencana pembangunan berbagai fasilitas yang memerlukan dukungan Danantara, terutama dalam pemanfaatan lahan milik BUMN, termasuk lahan milik PT Kereta Api Indonesia. Sinergi ini diharapkan dapat mempercepat realisasi proyek yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Salah satu lokasi yang dikunjungi berada di ruas Jalan Panyalaian, Kabupaten Tanah Datar. Di kawasan turunan yang dikenal rawan kecelakaan akibat rem blong, direncanakan pembangunan jalur pemberhentian darurat atau escape ramp. Fasilitas keselamatan tersebut akan memanfaatkan lahan milik PT KAI.

Rombongan juga meninjau lokasi pembangunan hunian sementara di Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Tanah Datar. Pembangunan huntara ini akan dibiayai sepenuhnya oleh Danantara sebagai bentuk dukungan terhadap penyediaan tempat tinggal bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera Barat.

Selain itu, kunjungan dilanjutkan ke kawasan Pasar Padang Luar di Kabupaten Agam. Di lokasi tersebut direncanakan pembangunan flyover di atas lahan PT KAI guna mengatasi kemacetan yang selama ini sering terjadi, terutama saat jam sibuk dan musim liburan.

Dony Oskaria menyatakan pihaknya mendukung penuh pembangunan escape ramp dan flyover tersebut. Ia menilai proyek ini penting karena dapat memperlancar mobilitas orang dan distribusi barang, khususnya di jalur strategis Padang–Bukittinggi, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, memastikan kesiapan perusahaannya dalam mendukung rencana tersebut. Ia menyebut desain konstruksi akan disesuaikan agar posisi pilar flyover sejajar dengan badan jalan dan tidak mengganggu operasional kereta api.

Gubernur Mahyeldi menilai rencana pemanfaatan lahan BUMN tersebut menjadi bukti kuatnya kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, BUMN, dan lembaga investasi dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di Sumbar. Ia berharap koordinasi yang telah berjalan dapat segera dituntaskan sehingga proyek bisa masuk tahap konstruksi.

Sementara itu, Andre Rosiade menegaskan pembangunan flyover Padang Luar merupakan kebutuhan mendesak, tidak hanya untuk mengurai kemacetan tetapi juga demi keselamatan masyarakat dan kelancaran aktivitas ekonomi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Agam Benny Warlis, Bupati Tanah Datar Eka Putra, serta Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sumbar, Elsa Friandi.

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
x