Ketua DPRD Padang Apresiasi Kenaikan IPM dan Capaian Pembangunan Kota Padang dalam LKPJ 2025

PenaHarian.com
9 Mar 2026 20:27
2 menit membaca

Padang, – Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, menyampaikan apresiasi terhadap berbagai capaian pembangunan yang dipaparkan Pemerintah Kota Padang dalam Rapat Paripurna penyampaian Nota Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Gedung DPRD Kota Padang, Senin (9/3/2026).

Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Muharlion. Dalam forum itu, Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, memaparkan laporan kinerja pemerintah daerah selama periode Januari hingga Desember 2025, termasuk realisasi anggaran dan capaian indikator kinerja.

Salah satu poin utama yang mendapat perhatian adalah peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Padang. Data yang disampaikan menunjukkan IPM meningkat dari 84,38 pada tahun 2024 menjadi 84,93 pada tahun 2025.

Muharlion menilai kenaikan IPM ini sebagai sinyal positif kemajuan pembangunan di sektor-sektor strategis. Ia menyebut angka tersebut menempatkan Kota Padang sebagai daerah dengan IPM tertinggi di Sumatera Barat.

Menurutnya, peningkatan IPM mencerminkan perbaikan pada sektor pendidikan, kesehatan, serta kesejahteraan masyarakat yang selama ini menjadi prioritas pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa IPM merupakan gambaran kualitas hidup warga secara menyeluruh.

Selain pembangunan manusia, Muharlion juga menyoroti capaian di bidang infrastruktur sepanjang tahun 2025. Pemerintah kota tercatat membangun jalan sepanjang 11 kilometer dan melakukan pemeliharaan jalan sepanjang 42,56 kilometer.

Pembangunan dan pemeliharaan drainase juga menjadi perhatian, dengan realisasi pembangunan drainase sepanjang 2,59 kilometer serta pemeliharaan drainase yang mencapai 90 kilometer.

Menurut Muharlion, infrastruktur yang memadai berperan besar dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan aktivitas ekonomi di daerah.

Di sektor ekonomi, Kota Padang mencatat pertumbuhan sebesar 3,69 persen pada tahun 2025. Ia menilai capaian ini tidak terlepas dari kontribusi pelaku usaha, terutama sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang cukup dominan di kota tersebut.

Muharlion menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan bagi UMKM agar perannya dalam menggerakkan perekonomian daerah semakin kuat. Meski mengapresiasi capaian tersebut, ia memastikan DPRD Kota Padang tetap menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan program pembangunan pemerintah daerah.

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
x