Gubernur Mahyeldi Raih Hattrick Penghargaan Green Leadership dari KLHK

PenaHarian.com
19 Sep 2024 07:59
2 menit membaca

PADANG – Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi Ansharullah, kembali menerima penghargaan Green Leadership Nirwasita Tantra dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia. Penghargaan ini menjadikannya salah satu dari tiga kepala daerah di Indonesia yang meraihnya, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam pembangunan berkelanjutan.

Penghargaan diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar, kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sumbar, Tasliatul Fuadi, di Gedung Manggala Wanabakti KLHK Jakarta, pada Rabu (18/9). Ini merupakan tahun ketiga berturut-turut Pemprov Sumbar menerima penghargaan tertinggi di bidang lingkungan hidup ini, sejak tahun 2021.

Gubernur Mahyeldi mengungkapkan rasa syukurnya atas pengakuan tersebut, yang menunjukkan keberhasilan Sumbar dalam menyusun Dokumen Informasi Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (DIKPLHD). “Sumatera Barat kembali menjadi daerah terdepan dalam pengelolaan lingkungan hidup,” ujarnya.

Selama empat tahun terakhir, Pemprov Sumbar telah berkomitmen pada visi pembangunan berkelanjutan, dengan berbagai program untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup. Selain penghargaan Green Leadership, Sumbar juga diakui dalam Program Kampung Iklim (Proklim) selama empat tahun berturut-turut.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sumbar, Tasliatul Fuadi, menambahkan bahwa penghargaan ini merupakan hasil dari sinergi antara pemerintah daerah dan stakeholder terkait. Ia menekankan pentingnya penyusunan DIKPLHD sebagai acuan untuk pembangunan berkelanjutan, yang meliputi aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup.

Pemprov Sumbar juga terus meningkatkan pengawasan terhadap kepatuhan lingkungan pelaku usaha, dengan indikasi peningkatan indeks kepatuhan setiap tahun. Meskipun terdapat beberapa perusahaan yang dikenakan sanksi, secara umum, upaya ini menunjukkan kemajuan positif.

Gubernur Mahyeldi berharap pencapaian ini akan menjadi motivasi bagi Pemprov Sumbar untuk terus berkomitmen pada pembangunan berkelanjutan dan penanggulangan krisis iklim global. “Ini adalah bukti nyata bahwa arah kebijakan kita diakui secara nasional,” tutupnya.

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.