
Pasaman, – Pemerintah Kabupaten Pasaman terus menunjukkan keseriusannya dalam mendukung program swasembada pangan nasional melalui penyaluran alat dan mesin pertanian kepada kelompok tani. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Pasaman, Welly Suhery, didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pasaman, Heri Prasetyo Wibowo, sebagai upaya nyata memperkuat produktivitas sektor pertanian daerah. Pasaman, 23 Desember 2025.
Melalui Dinas Pertanian, Pemkab Pasaman menyalurkan berbagai jenis alsintan kepada kelompok tani penerima manfaat. Bantuan tersebut meliputi 20 unit mesin pompa air, 3 unit combine harvester, 3 unit traktor roda empat, 2 unit rotavator, serta 2 unit mesin power thresher. Seluruh bantuan ini ditujukan untuk mendukung peningkatan efisiensi dan hasil usaha tani.
Sebagian alsintan yang disalurkan akan dimanfaatkan dalam program layanan bajak gratis. Program ini selama ini dirasakan sangat membantu petani, khususnya dalam menekan biaya pengolahan lahan dan mempercepat masa tanam di berbagai wilayah Kabupaten Pasaman.
Bupati Welly Suhery menegaskan bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis dalam perekonomian daerah. Saat ini, sekitar 55,5 persen angkatan kerja di Kabupaten Pasaman menggantungkan hidup pada sektor pertanian, dengan kontribusi terhadap Produk Domestik Regional Bruto mencapai 46,18 persen. Kondisi tersebut menjadikan penguatan sektor pertanian sebagai prioritas utama pembangunan daerah.
Berdasarkan data Dinas Pertanian, Kabupaten Pasaman dikenal sebagai salah satu lumbung padi di Provinsi Sumatera Barat. Dalam dua tahun terakhir, produksi Gabah Kering Giling tercatat melebihi 130 ribu ton dengan luas tanam mencapai 16.166 hektare. Capaian ini dinilai sebagai hasil dari sinergi antara petani dan dukungan berkelanjutan pemerintah daerah.
Untuk menjaga dan meningkatkan capaian tersebut, Pemkab Pasaman terus menjalankan berbagai program strategis. Di antaranya adalah layanan bajak gratis, pembenahan tata kelola pupuk bersubsidi, serta pengendalian alih fungsi lahan melalui percepatan penetapan Peraturan Daerah Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. Kebijakan ini disebut sejalan dengan Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Bupati Welly juga menyampaikan bahwa kehadiran alsintan modern diharapkan mampu menekan biaya produksi dan meningkatkan efisiensi usaha tani. Dengan dukungan peralatan yang memadai, petani diharapkan dapat meningkatkan hasil panen sekaligus pendapatan.
Selain bantuan alsintan, Pemkab Pasaman juga memperoleh dukungan benih dari Kementerian Pertanian RI. Pada periode November hingga Desember, telah disalurkan 87,5 ton benih padi untuk lahan seluas 3.500 hektare serta 30 ton benih jagung untuk 2.000 hektare lahan pertanian.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pasaman, Heri Prasetyo Wibowo, berharap seluruh bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Pertanian RI serta semua pihak yang telah berkontribusi dalam upaya mewujudkan swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Pasaman.