Jambore Pokdarwis Sumbar, Muhidi Tekankan Peran Pokdarwis sebagai Penggerak Utama Pariwisata

PenaHarian.com
22 Nov 2025 16:41
3 menit membaca

PADANG – Ketua DPRD Sumatera Barat, Muhidi, tampil menonjol dalam pembukaan Jambore Pokdarwis Sumbar dengan menegaskan komitmennya memperkuat kelompok sadar wisata sebagai ujung tombak pariwisata berbasis masyarakat. Atas dorongannya, kegiatan Jambore yang digelar di Camping Ground PT Semen Padang berlangsung pada 21–22 November dan resmi dibuka pada Jumat malam, 21 November 2025.

Dalam sambutannya, Muhidi menekankan bahwa keberhasilan destinasi wisata tidak terlepas dari peran langsung Pokdarwis. Ia menyebut kelompok ini sebagai pihak yang menjaga kebersihan, keindahan, dan pelayanan di lapangan sehingga wisatawan mendapatkan pengalaman terbaik.

Muhidi menilai Pokdarwis sebagai kekuatan utama pariwisata Sumbar karena mampu merawat destinasi sekaligus menampilkan kearifan lokal yang menjadi daya tarik bagi wisatawan. Menurutnya, perpaduan alam, budaya, dan masyarakat adalah fondasi pariwisata daerah yang harus terus dijaga.

Di hadapan ratusan peserta, Muhidi berulang kali menekankan bahwa masa depan pariwisata Sumbar berada di tangan Pokdarwis. Ia menyampaikan bahwa inovasi dan konsistensi pengelolaan destinasi di nagari dan desa wisata akan menentukan daya saing Sumbar di tingkat nasional.

Muhidi juga menguraikan dampak ekonomi yang dapat diciptakan oleh Pokdarwis. Mulai dari membuka lapangan kerja, menggerakkan UMKM, hingga tumbuhnya homestay, kuliner, dan berbagai usaha pendukung pariwisata lainnya. Ia menegaskan bahwa perputaran ekonomi masyarakat dan kontribusi terhadap PAD sangat dipengaruhi oleh keberhasilan Pokdarwis.

Dalam kesempatan itu, Muhidi mengajak seluruh Pokdarwis untuk terus mengembangkan kreativitas, terutama memanfaatkan teknologi digital dalam mempromosikan destinasi. Ia juga menekankan pentingnya memperkuat jejaring antardaerah serta menjadikan pelayanan prima sebagai budaya kerja.

Menurutnya, Jambore ini harus menjadi momen memperkuat komitmen bersama dalam membangun pariwisata Sumatera Barat. Ia memastikan DPRD Sumbar siap menjadi jembatan kebijakan dan mitra strategis dalam mendorong sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas pariwisata.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Lila Yanwar, mengapresiasi kiprah Pokdarwis yang dinilainya telah berkontribusi besar terhadap kemajuan sektor pariwisata. Ia menyebut beberapa desa wisata di Sumbar berhasil masuk jajaran 50 desa wisata terbaik di Indonesia, sebuah bukti kuatnya peran masyarakat.

Lila menegaskan bahwa pembangunan pariwisata tidak boleh bertumpu pada pemerintah saja. Pemberdayaan masyarakat dinilai penting agar desa wisata dapat berkembang secara berkelanjutan dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Ia juga menyoroti pentingnya konsep experience tourism agar wisatawan merasakan pengalaman autentik melalui kolaborasi masyarakat dan pelaku usaha. Mendorong desa wisata yang kreatif dan berdaya saing disebutnya sebagai strategi jangka panjang.

Lila menambahkan bahwa Jambore Pokdarwis bertujuan memperluas jejaring antarpelaku wisata, meningkatkan kapasitas Pokdarwis, serta mendorong inovasi untuk kemajuan pariwisata Sumbar.

Pembukaan kegiatan turut diisi dengan pengukuhan Forum Pokdarwis Sumbar dan penyerahan penghargaan bagi Pokdarwis berprestasi. Selama dua hari, peserta mengikuti beragam materi strategis serta kegiatan peningkatan kapasitas lainnya.

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
x