Usai Munas IPSI, Vasko Optimis Pencak Silat Sumbar Mendunia

PenaHarian.com
13 Apr 2026 18:52
2 menit membaca

PADANG — Momentum Musyawarah Nasional (Munas) XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia menjadi titik penting konsolidasi arah baru pencak silat nasional. Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, menegaskan komitmennya untuk menerjemahkan agenda nasional tersebut ke langkah nyata di daerah. Senin (13/4/2026).

Dalam Munas itu, kepemimpinan PB IPSI periode 2026–2030 resmi berganti dari Prabowo Subianto kepada Sugiono. Pergantian ini dinilai sebagai awal fase baru penguatan pembinaan dan strategi besar pencak silat Indonesia menuju pengakuan global, termasuk target Olimpiade.

Vasko yang juga menjabat Ketua IPSI Sumbar menilai Munas bukan sekadar forum organisasi, melainkan momentum penyatuan arah gerak antara pengurus pusat dan daerah. Ia menekankan bahwa kebijakan yang dihasilkan harus segera diwujudkan dalam program konkret.

Menurutnya, penguatan pembinaan atlet sejak usia dini, peningkatan kapasitas pelatih, serta penyelenggaraan kompetisi berjenjang menjadi fokus utama yang akan diperkuat di Sumbar. Langkah ini dipandang selaras dengan arah kebijakan baru di tingkat pusat.

Ia juga menilai Sumbar memiliki posisi strategis dalam pengembangan pencak silat nasional. Selain memiliki akar budaya silat yang kuat, daerah ini dinilai berpotensi besar melahirkan atlet berprestasi di level dunia.

Vasko menegaskan, kekuatan tradisi yang dimiliki Sumbar harus mampu diterjemahkan menjadi prestasi nyata. Tidak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga melahirkan juara yang mampu bersaing di panggung internasional.

Sejalan dengan arah baru PB IPSI, ia menyoroti pentingnya membangun pencak silat sebagai ekosistem yang mencakup aspek prestasi, pelestarian budaya, dan penguatan ekonomi olahraga. Menurutnya, pencak silat bisa menjadi penggerak sport tourism dan ekonomi kreatif daerah.

Ia menambahkan, target besar tersebut tidak dapat dicapai tanpa kolaborasi erat antara pemerintah daerah, IPSI, perguruan silat, serta seluruh pemangku kepentingan. Sumbar, kata dia, siap mengambil peran penting dalam gerakan nasional tersebut.

Dengan kepemimpinan baru di tingkat pusat serta dukungan kebijakan nasional, Sumbar optimistis dapat berkontribusi besar mendorong pencak silat Indonesia semakin diakui dunia hingga menuju Olimpiade.

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
x